"Ada 83 titik lokasi banjir, 12 titik [banjir] di lokasi yang belum dinormalisasi," kata Ketua BBWSCC Bambang Hidayah, di Balai Kota Jakarta, Senin (24/2) dikutip dari Antara.
BBWSCC mencatat ada 83 titik banjir di Jakarta pada Minggu (23/2). Sebanyak 12 titik di antaranya merupakan aliran sungai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal perkembangan pembangunan sodetan Sungai Ciliwung, Bambang menyebut itu sudah mencapai 600 meter. Pencapaian ini masih kurang 660 meter dari total sodetan sepanjang 1,26 km dengan kapasitas 60 meter kubik/detik.
Jika sodetan terealisasi, Bambang menyebut setidaknya itu bisa mengendalikan debit air yang masuk ke Jakarta. Namun, dia menyebut itu butuh waktu untuk pembebasan lahan di Bidara Cina, terlebih setelah Pemprov DKI Jakarta kalah gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara.
[Gambas:Video CNN]
"Mungkin ujung-ujungnya pergantian kerugian lah," kata Hidayah.
Ia menuturkan wilayah yang terkendala pembebasannya ialah di Bidara Cina, Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Pihaknya sendiri masih menunggu keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait lokasi pembebasan lahan untuk melanjutkan proyek sodetan Sungai Ciliwung itu.
"Menunggu penentuan lokasi dari Pak Gubernur untuk penerapan lokasi, lahan yang akan dibebaskan," kata Bambang.