Rute KRL Jabodetabek yang Terdampak Banjir Jakarta

CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 09:29 WIB
PT KCI mengungkap rincia sejumlah rute kereta api yang terdampak banjir Jakarta hari ini. Ilustrasi. Jalur kereta di beberapa stasiun terendam akibat hujan dan banjir Jakarta (25/2). (CNN Indonesia/Dini Nur Asih)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT KAI Commuter Jabodetabek (KCI) merinci sejumlah rute kereta api yang terdampak banjir Jakarta hari ini.

VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba menyebut gangguan layanan kereta api hari ini terganggu akibat rel tergenang dan tahap akhir pergantian wesel di Jakarta Kota yang belum selesai.

"Hari ini terjadi kendala perjalanan KRL, untuk itu PT KCI minta maaf," katanya saat diwawancara CNN Indonesia TV, Selasa (25/2).

"Sampai saat ini (layanan KRL) tidak lumpuh sama sekali," lanjutnya.

Lebih lanjut, Anne merinci rel yang tergenang air di beberapa stasiun berikut:
- Kampung Bandan
- Kemayoran
- Sudirman


Genangan air ini menyebabkan rel terendam, namun menurut Anne terdapat petugas di lapangan yang memantau dan memastikan apakah rel masih bisa dilalui atau tidak untuk keamanan perjalanan.

"Akan ada pembatasan kecepatan KRL, sehingga kami mohon maaf jika ada keterlambatan jadwal," tuturnya lagi.

Selain itu tahap akhir penggantian wesel di stasiun Jakarta Kota juga menyebabkan PT KCI mesti melakukan rekayasa rute perjalanan kereta api.
- Angke-Jakarta jalur pergi pulang hanya sampai Manggarai
- Lintas Bekasi-Jakarta Kota yang melalui Pasar Senen, masih bisa melintas sampai Pasar Senen.
- Lintas Bogor/ Depok-Jakarta Kota, yang melalui Manggarai, sebagian hanya sampe Manggarai sebagian bisa sampe Jakarta Kota.

Sementara lintas rute lain seperti Rangkas Bitung, Tanjung Priok- Jakarta Kota berjalan normal.

Anne juga menuturkan saat ini tidak terjadi kepadatan penumpang di beberapa titik stasiun. Ia malah menyebut kepadatan penumpang berkurang.

[Gambas:Video CNN]

"Stasiun Manggarai yang biasanya padat dengan penumpang yang transit, sejak pagi hingga sekarang kepadatan sedikit berkurang," jelasnya.

Ia memperkirakan berkurangnya kepadatan ini karena penumpang mengalami kendala akses menuju stasiun.

"Mungkin karena akses penumpang menuju stasiun ada kendala, seperti di stasiun Gondangdia di bawah banjir. Sehingga penumpukan tidak banyak, agak berkurang. Ada antrian di Duri [...]

Kepadatan stasiun berkurang juga lantaran penumpang memutuskan untuk mengubah rencana perjalanan mereka.

"Ada (juga) penumpang yang merencanakan perjalanan, seperti di stasiun Bogor, misalnya. Sudirman tak bisa dilalui jadi mereka merencanakan ulang perkalanan," tambah Anne.

Lebih lanjut, Anne mengimbau pengguna KRL bisa memantau pembaruan informasi jalur KRP lewat media sosial @commuterline dan aplikasi KRL Update. (eks/eks)