FOTO: WNI ABK World Dream Tiba di Pulau Sebaru Kecil

Antara, CNN Indonesia | Jumat, 28/02/2020 20:49 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 188 WNI tiba di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta. Jumat (28/2). Mereka akan menjalani masa karantina selama 14 hari. 

Landing Craft Utility (LCU) KRI dr Soeharso mengangkut 188 WNI ABK World Dream untuk diobservasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (28/2). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nz)
Sejumlah WNI ABK World Dream berada dalam Landing Craft Utility (LCU) bersiap keluar dari KRI dr Soeharso-990 untuk menjalani observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (28/2). (ANTARA FOTO/Dispenal/mrh/nz)
188 WNI ABK World Dream yang akan diobservasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, terdiri dari 172 laki-laki dan 16 perempuan. Mereka semuanya dinyatakan negatif virus corona. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nz)
Setibanya di Pulau Sebaru kecil, para WNI langsung menjalani tes kesehatan. Pemeriksaan terhadap ratusan WNI ABK Kapal World Dream itu merupakan lanjutan dari pemeriksaan kesehatan selama dalam perjalanan di KRI Soeharso. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj).
KRI Soeharso tiba di perairan Pulau Sebaru Kecil sejak pukul 13.15 WIB. Namun mereka baru dipindahkan menggunakan Landing Craft Utility (LCU) milik TNI sekitar pukul 16.30 WIB untuk selanjutnya ke Pulau Sebaru Kecil. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nz)
Personel yang ikut misi evakuasi berjumlah 762 orang yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BNPB, Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, dan pihak swasta Artha Graha Peduli. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nz).
Selain 188 WNI ABK World Dream, Pulau Sebaru Kecil juga menjadi lokasi observasi terhadap 68 WNI ABK Kapal Pesiar Diamond Princess yang diperkirakan tiba dari Jepang  di Tanah Air, Minggu (1/3). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nz).
Foto aerial WNI ABK World Dream berjalan setibanya di Pulau Sebaru Kecil untuk menjalani observasi di Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (28/2). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj)
Seorang petugas kesehatan di Pulau Sebaru Kecil, Dokter Erlan Samoedro mengatakan di Pulau Sebaru Kecil juga sudah disiapkan mini rumah sakit beserta ruang isolasi untuk mendukung proses observasi 188 WNI. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj).