"Yang 188 ABK kapal World Dream sudah selesai kita periksa semua dan seluruhnya negatif," kata juru bicara pemerintah khusus penanganan virus corona Achmad Yurianto di kantor Kemenkes, Jakarta, Selasa (3/3).
Sementara untuk 69 ABK kapal Diamond Princess yang juga menjalani karantina di Pulau Sebaru Kecil, Yurianto menyatakan 67 orang dinyatakan negatif. Sementara dua lainnya, sedang dilakukan pemeriksaan ulang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yurianto menjelaskan bahwa pemeriksaan spesimen dilakukan dengan sejumlah tahap. Biasanya diterapkan kepada orang yang sudah mengidap gejala virus corona atau suspect.
Para ABK World Dream dan Diamond Princess memang belum berstatus suspect. Namun, spesimen mereka perlu diperiksa lantaran berada dalam satu kapal dengan penumpang lain yang positif mengidap virus corona.
"Dan kemudian di RS rujukan diambil dengan bronkoskop, ada alat yang dimasukkan ke dalam saluran napas sampai ke dalam paru-paru, diambil sedikit cairannya, dikeluarkan lagi. Ini yang disebut spesimen. Spesimen ini dibawa ke laboratorium dan diperiksa," sambungnya.
Pemerintah Indonesia memutuskan untuk mengarantina ratusan anak buah kapal World Dream dan Diamond Princess di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta.
Mereka dikarantina untuk diobservasi terkait virus corona. Ada 69 ABK Diamond Princess dan 188 ABK World Dream yang dikarantina di sana.