"Tidak perlu kita bersikap panik, masyarakat, dan rekan rekan pejabat juga tidak perlu membuat komentar sendiri, apalagi komentarnya sektoral yang membuat masyarakat menjadi panik," kata Tito, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (4/3).
Pemerintah daerah, ucap Tito, mestinya memberikan informasi tentang pola penyebaran virus corona agar masyarakat waspada. Selain itu, cara memperkuat daya tahan tubuh juga perlu disampaikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berikan masyarakat masukan tentang cara pencegahan, Memperkuat daya tahan tubuh nomor satu, olahraga, tidak stres, beribadah yang banyak, selain berdoa ibadah itu juga menunjukkan kepasrahan kepada Tuhan itu membuat stress kita menjadi lebih rendah," katanya.
Oleh karena itu, kepala daerah lebih perlu menyampaikan hal-hal yang bisa menenangkan masyarakat. Bukan malah menimbulkan kepanikan.
"Virus itu enggak akan kuat hadapi orang punya kekebalan tubuh yang kuat, makan dengan bervitamin, sayur mayur dan lain-lain, minum madu, berjemur di sinar matahari pagi, matahari pagi mengandung banyak vitamin manfaat vitamin B," tambahnya.
Pemerintah mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat positif terinfeksi virus corona pada Senin (2/3). Keduanya kini diisolasi di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta.
Warga tampak cemas usai pemerintah mengumumkan kasus pertama di Indonesia itu. Di sejumlah tempat, toko dan swalayan diserbu untuk membeli pasokan makanan, masker hingga hand sanitizer dalam jumlah yang besar.