Usai Nasdem, Airlangga Sebut Bakal Bertemu PAN Pekan Ini

CNN Indonesia | Senin, 09/03/2020 22:22 WIB
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto memastikan pertemuan dengan sejumlah partai untuk silahturahmi. Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto memastikan pertemuan dengan sejumlah partai untuk silahturahmi. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan partainya dijadwalkan bakal bertemu dengan PAN dalam minggu ini. Namun, ia belum memastikan kapan kedua partai itu bakal bertemu.

Pernyataan itu Airlangga ucapkan usai Golkar menyambut kedatangan sejumlah elit Partai Nasdem, termasuk Surya Paloh di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (9/3). 

"Nanti akan dijadwalkan dengan PAN minggu ini," kata Airlangga kepada wartawan. 


Airlangga menyatakan safari politik dirinya dan Golkar dalam waktu kurang dari sebulan terakhir adalah untuk menjalin silaturahmi. Bukan hanya dengan partai koalisi pemerintah, namun juga dengan partai-partai oposisi.

Akhir Februari lalu, Airlangga sempat bertemu dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. Hasil pertemuan keduanya, Airlangga mengaku turut membahas masalah Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja dan RUU Ketentuan dan Fasilitas Perpajakan. 

Airlangga mengklaim muncul kesepakatan dengan Sohibul untuk mendorong transformasi struktural perekonomian lewat RUU Cipta Kerja dan Perpajakan tersebut. Transformasi struktural ekonomi ini untuk kesejahteraan rakyat dan mengutamakan UMKM.

"Tentunya berasaskan dalam koridor-koridor konstitusi dan koridor kesejahteraan dan keadilan sosial," kata Airlangga.

Kurang dari sepekan lalu, Airlangga juga sempat menyambangi kediaman Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas. Hasil pertemuan itu Airlangga mengklaim SBY mendukung pemerintah. Dalam lawatannya, Golkar menjajaki kemungkinan berkoalisi dengan Demokrat dalam Pilkada tahun ini.

Usainya, Airlangga mengatasnamakan Golkar juga menyambut Nasdem di DPP Golkar. Hasil pertemuan itu membahas sejumlah isu, antara lain soal Omnibus Law, Pemilu Serentak, hingga ambang batas parlemen.

"Ada usulan dari Pak Surya Paloh bahwa parlemen tresshold 7 persen dan Partai Golkar melihat ini suatu yang bagus dan Partai Golkar akan mendukung konsep tersebut," kata Airlangga kepada wartawan usai pertemuan.

[Gambas:Video CNN]


(thr/age)