Waspada Corona, 5 Sekolah Internasional di Jakarta Izin Libur

ctr | CNN Indonesia
Selasa, 10 Mar 2020 12:21 WIB
Pihak sekolah internasional akan tetap mendampingi para siswa untuk belajar di rumah. Mereka ingin meningkatkan kewaspadaan di tengah wabah corona. Foto ilustrasi. (morgueFile/cohdra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan lima sekolah internasional meminta izin untuk meliburkan kegiatan belajar di tengah penyebaran virus corona (covid-19). Ia menyebut salah satu sekolah yang bersurat ialah Jakarta International School (JIS).

"Kalau yang ada di catatan kami ada empat (sekolah). Di tambah satu lagi (JIS) yang bersurat untuk besok (libur)," kata Nahdiana saat dihubungi, Selasa (10/3).

Namun, Nahdia tak menjelaskan berapa lama lima sekolah internasional itu meliburkan kegiatan belajar-mengajarnya.


Nahdiana menjelaskan alasan lima sekolah tersebut meliburkan kegiatan belajar karena banyak siswa yang berasal dari berbagai negara.
Menurutnya, pihak sekolah ingin meningkatkan kewaspadaan atas penyebaran corona. Untuk mengganti kegiatan belajar mengajar, pihak sekolah memberikan pendampingan siswa untuk belajar di rumah.

"Jadi enggak ada yang masalah karena memang ini kondisinya luar biasa," ujarnya.

Lebih lanjut, Nahdiana menyatakan belum mengeluarkan kebijakan meliburkan bagi sekolah swasta dan negeri di Jakarta. Ia berharap tak ada sekolah swasta maupun negeri yang meliburkan kegiatan belajarnya.

"Tapi berpulang pada sekolah, sampai saat ini belum ada, ya mudah-mudahan jangan ya," tuturnya.
[Gambas:Video CNN]
Sampai kemarin, Senin (9/3), pemerintah mengumumkan 19 orang di Indonesia positif terinfeksi virus corona, dengan rincian 17 warga negara Indonesia (WNI) dan 2 warga negara asing (WNA).

Para pasien yang diidentifikasi kasus 1 sampai kasus 19 itu menjalani perawatan di RSPI Sulianti Saroso, RSUP Persahabatan, dan sebuah rumah sakit di luar Jakarta.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah meminta pihak sekolah yang ingin meliburkan siswanya terkait risiko virus corona harus berkomunikasi dulu dengan dinas pendidikan setempat. (bmw/fra)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER