"Kita akan dapat gambaran yang semakin naik dan pada saatnya nanti kita prediksi kita mudah-mudahan tidak terlalu panjang. Kita berharap pada bulan April sudah mulai bisa melihat hasilnya dan mulai terkendali," ujarnya melalui konferensi pers di Jakarta yang disiarkan secara langsung, Rabu (18/3).
Yuri menjelaskan jumlah penderita yang terus meningkat merupakan hal yang lazim pada fase awal munculnya kasus positif corona. Hal ini pun terjadi di sejumlah negara lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena perhitungan kita kan sekarang pergerakan kasusnya bisa kita lihat, naik, naik, naik. Nanti pada level tertentu akan mencapai puncaknya dan akan menjadi turun," jelasnya.
Ia mengatakan peningkatan jumlah juga berarti upaya tracing kontak pasien positif telah dilakukan dengan intens. Pula, berkat kesadaran masyarakat memeriksakan diri atas keinginan pribadi.
"Kalau tidak akan terjadi gap. Ini yang akan kita lakukan pada minggu-minggu ke depan," tuturnya.
Pemeriksaan virus corona saat ini bisa dilakukan di rumah sakit rujukan yang ditunjuk pemerintah. Sejumlah pasien kerap kali mengeluh menunggu lama saat hendak melakukan pemeriksaan.
Menanggulangi hal ini, pemerintah mulai hari ini menggandeng tiga rumah sakit swasta untuk melakukan pemeriksaan. Laboratorium yang bisa melakukan pemeriksaan sebelumnya juga ditambah, selain di Laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes).