"Saya baru merasa nyaman jika penanganan pertahanan melawan corona ini di bawah Menhan dan Kepala BNPB (Doni Monardo) secara nasional," ucapnya melalui pesan singkat, Jumat (20/3).
Andi yakin Covid-19 merupakan masalah pertahanan yang serius. Berimplikasi terhadap berbagai aspek, baik itu sosial, ekonomi hingga politik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, hingga Kamis (19/3), ada 309 orang positif mengidap Covid-19. Sebanyak 25 orang meninggal dunia dan 15 di antaranya dinyatakan sembuh.
Andi juga mengkhawatirkan kesehatan pejabat negara di tengah pandemi corona. Tak terkecuali Presiden Joko Widodo.
Dia berkaca dari langkah pemerintah yang melakukan rapat dengan video conference atau tidak tatap langsung beberapa hari yang lalu.
"Kalau presiden sudah tidak mampu bertatap muka langsung dengan menterinya bahkan dengan rakyat berarti sudah tidak mampu dan harus dapat perlindungan. Presiden harus dalam perlindungan," tuturnya.
Lihat juga:SBY: Corona is Real, Not Fiction, Not Hoax |
Prabowo sendiri baru saja menerbitkan surat resmi yang ditujukan kepada Panglima TNI Hadi Tjahjanto. Dia meminta Hadi menyiapkan pesawat guna mengambil alat-alat kesehatan dari Shanghai, China.
Mabes TNI langsung merespons dengan menyiapkan pesawat Hercules C-130. Direncanakan berangkat ke China pada 21 Maret.
"Sekarang pesawat C-130 dan crew sudah siap," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jendral (Mayjen) Sisriadi melalui pesan tertulis, Jumat (20/3).