Ritual Tawur Agung Kesanga merupakan bagian dari rangkaian perayaan Nyepi tahun saka 1942 pada 25 Maret mendatang.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak bergerombol dan berbondong-bondong datang ke acara ritual Tawur Kesanga tersebut, sebagai upaya penerapan pembatasan publik," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Kota Denpasar, Dewa Gede Rai di Denpasar, Minggu (22/3).
Ia mengatakan pelaksanaan "Upacara Ritual Tawur Kesanga" dipusatkan di Lapangan Puputan Badung pada Rabu (25/3) mendatang dengan hanya melibatkan rohaniawan (sulinggih, pemangku), serati banten, pemuka adat serta pemuka agama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk air suci (tirta) yang terdiri atas "Tirta Tawur, Tirta Caru dan Tirta Pangelukatan" dapat diperoleh di tiga lokasi. Ketiga lokasi itu yakni Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Pura Agung Jagatnatha Kota Denpasar, serta masing-masing banjar yang dikoordinasikan dengan desa adat setempat
"Memang kali ini ada sedikit perbedaan terkait ritual ini. Mengingat saat ini dalam masa peningkatan kewaspadaan terhadap virus corona (COVID-19) dengan melaksanakan 'social distancing' dengan menjaga jarak terhadap sesama, dengan demikian kami berharap seluruh masyarakat dapat mengindahkan himbauan ini. Jadi untuk tirta diambil di masing-masing banjar adat," kata Dewa Rai.
(eks)