"Ada satu orang PDP meninggal dan satu bertambah positif," sebut Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali membenarkan saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Bulukumba, HM Daud Kahal melalui siaran persny membenarkan satu pasien balita yang diisolasi di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar meninggal.
Meski demikian Daud tak menyangkal bahwa balita tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Malaysia, ikut orang tuanya bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia atau TKI.
"Setelah Kembali dari Malaysia, almarhum diidentifikasi Petugas Dinas Kesehatann Bulukumba mengalami gizi buruk dan penyakit klinis yang dicurigai sebagai ciri-ciri penyakit Covid-19, akhirnya dirujuk ke Makassar," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]
Selama delapan hari menjalani perawatan isolasi, kata dia, balita itu akhirnya meninggal. Sementara ibunya berumur 28 tahun teridetifikasi positif Covid-19 dan dirawat di ruang isolasi infeksi center RSUP Wahidin Sudirohusodo.
Selanjutnya, status PDP sebanyak 94 orang dengan rincian 86 orang masih dirawat dan delapan orang dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang. Untuk pasien positif Covid-19 berjumlah 13 orang atau bertambah dari sebelumnya empat orang. (antara/wis)