"Pemerintah sekarang sedang menyiapkan juga satu rencana kebijakan agar orang tidak mudik dulu," kata Mahfud saat melakukan video conference dengan awak media, Jumat (27/3).
Padahal kata Mahfud jika merujuk kegiatan mudik pada 2019 lalu, aktivitas yang telah menjadi tradisi warga Indonesia ini berjalan cukup sukses. Angka kecelakaan bahkan kata dia menurun drastis dibanding tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetapi sekarang kita dalam situasi bencana sehingga sedang dipertimbangkan juga satu kebijakan untuk larangan mudik menjelang lebaran, kemudian larangan piknik, kemudian larangan berkumpul-kumpul misalnya untuk pembagian zakat," kata dia.
"Tetapi di dalam hukum itu ada dalil keselamatan rakyatlah yang menjadi hukum tertinggi," kata dia.
Insert Artikel - Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian) |
Tak hanya itu, Mahfud juga akan meminta kepada perusahaan baik swasta maupun BUMN untuk tidak menggelar acara mudik gratis yang telah menjadi tradisi digelar oleh sejumlah perusahaan setiap tahun.
"Kalau ada anggaran untuk itu supaya diberikan untuk benda yang berkualitas dan bisa dimanfaatkan. Itu juga sedang didiskusikan dan akan diputuskan," kata dia.
Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah signifikan. Pada Jumat (27/3), angkanya mencapai 1046 kasus. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 87 orang, dengan jumlah yang sembuh 46 orang.
"Ada penambahan kasus cukup signifikan ada 153 kasus baru yang kita dapatkan. Sehingga total kasus menjadi 1.046," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan persnya, di Gedung BNPB, Jakarta.
[Gambas:Video CNN] (tst/pmg)
