Mahfud melontarkan pernyataan ini merujuk pada perkiraan terburuk jika situasi saat ini berlangsung hingga beberapa bulan ke depan, maka 19 ribu APD yang ada sekarang tidak akan mencukupi.
"Kalau diperkirakan secara pesimis, misalnya situasi ini kan berlangsung sampai sekian bulan, itu kita memerlukan jutaan," kata Mahfud saat melakukan konferensi pers virtual, Jumat (27/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan juga ada beberapa yang impor dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan APD bagi petugas pelayanan medis baik dokter maupun perawat," katanya.
Untuk saat ini, Mahfud mengakui alat kesehatan yang kurang dimiliki Indonesia adalah ventilator. Sementara itu, banyak kasus meninggal karena pasien tidak dapat jatah ventilator.
Menurut Mahfud, jumlah ventilator memang kurang dan tengah menjadi rebutan banyak negara sejak Covid-19 mewabah di dunia.
"Banyak di luar negeri juga yang enggak kebagian ventilator. Tadi kita baca data-data dari luar negeri, banyak juga yang tidak kebagian ventilator," katanya. (tst/has)