Sahroni menyoroti angka kasus positif corona di Indonesia yang telah menembus 1.046. Separuh dari pasien positif berada di sekitaran Ibu Kota Jakarta.
"Berkali-kali saya sudah sarankan dan referensikan untuk menanggulangi wabah Covid-19 ini, yaitu dengan mengambil langkah lockdown. Terutama untuk wilayah Jabodetabek dengan kasus positif Covid-19 terbanyak dan memiliki tingkat mobilitas orang dan interaksi sosial yang tinggi," kata Sahroni kepada wartawan, Sabtu (28/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun menurutnya langkah itu perlu diputuskan segera oleh pemerintah guna memutus rantai penyebaran corona. Sahroni memberi beberapa usul agar lockdown berjalan efektif dan tak merugikan rakyat.
"Pemerintah harus siap dalam melakukan suplai makanan maupun kebutuhan pokok. Hal tersebut bisa dilakukan dengan melakukan pendistribusian makanan dan kebutuhan pokok secara langsung ke rumah warga yang benar-benar membutuhkan," tuturnya.
"Selain itu, dalam masa lockdown tetap di laksanakan rapid test. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menurunkan sejumlah tenaga medis yang akan mendatangi rumah-rumah warga setiap harinya," lanjut Sahroni.
Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan pemerintah sedang merumuskan peraturan pemerintah sebagai turunan UU Karantina Kesehatan. Pemerintah akan melakukan lockdown untuk daerah-daerah tertentu. Dalam aturan ini akan dijelaskan soal tata cara karantina kewilayahan.
[Gambas:Video CNN]
(dhf/eks)