Warga Cipinang Melayu Tutup Jalan Kalimalang Karena Ada ODP

CNN Indonesia | Minggu, 29/03/2020 17:56 WIB
Warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur menutup akses Jalan Inspeksi Kalimalang dengan seng lantaran ada seorang warga yang berstatus ODP Corona. Ilustrasi kalimalang. Warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur menutup akses Jalan Inspeksi Kalimalang dengan seng lantaran ada seorang warga yang berstatus ODP Corona. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur menutup akses Jalan Inspeksi Kalimalang dengan seng lantaran ada seorang warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus corona (Covid-19).

Kasat Lantas Polres Jaktim AKBP Suhli mengatakan penutupan jalan itu ditutup sejak Sabtu (28/3) setelah warga melakukan koordinasi dengan pihak RT, RW, serta Kelurahan.

"Pelaksananya yang menutup ini dari PT Wika atas koordinasi dan permintaan dari RT, RW. Adapun penutupan ini terkait informasi yang didapat ada satu orang yang sudah ODP Covid-19 jadi mereka mengantisipasi sendiri," tutur Suhli saat dihubungi, Minggu (29/3).

Penutupan Jalan Cipinang Melayu itu direkam oleh warga dan beredar di grup Whatsapp. Dalam video itu, disampaikan bahwa jalan tersebut ditutup untuk waktu yang tidak ditentukan.




Namun, disampaikan Suhli, penutupan jalan itu tanpa melalui koordinasi dengan pihak kepolisian. Suhli menyebut pihaknya langsung melakukan pengecekan setelah video tersebut viral.

"Penutupan jalan ini tidak ada koordinasi baik dari polsek maupun polres ataupun polda," ujarnya.

Suhli menuturkan penutupan jalan tersebut berdampak pada akses lalu lintas untuk warga. Kendati demikian, ia menyebut situasi lalu lintas masih normal.

"Masih normal kecuali yg mengakses ke RW 04, bahkan ini kan penyekatnya ada dua jembatan, yang satu ke arah Universitas Borobudur, yang satu lagi ke RW 04. Jadi kalau mau ke RW 04 pakai akses sebelahnya," ujarnya.

Lebih lanjut, Suhli bilang, pihaknya bakal melakukan koordinasi dengan Lurah setempat terkait penutupan jalan tersebut.

[Gambas:Video CNN]


Saat ini, kata Suhli, pelaku yang memviralkan soal video penutupan jalan tersebut telah dibawa ke Polres untuk dimintai keterangan.

"Tadi juga pelaku yang memviralkan sudah dibawa ke polres. Sebetulnya tanpa koordinasi enggak diperbolehkan seperti ini. Nanti kita dalami dulu rekomendasinya," kata Suhli.

(dis/gil)