Update Corona DKI 31 Maret: 741 Kasus Positif, 49 Sembuh

CNN Indonesia | Selasa, 31/03/2020 12:44 WIB
Dari data 741 pasien positif di wilayah DKI Jakarta per Selasa (31/3), ada 451 yang masih dirawat, 49 sembuh, dan 84 meninggal dunia. Perawat dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap merawat pasien Covid-19. (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di DKI Jakarta hingga Selasa (31/3), tercatat mencapai 741 orang.

Berdasarkan data laman resmi pemantauan corona DKI Jakarta (https://corona.jakarta.go.id/id/peta) per pukul 09.00 WIB, dari 741 kasus tersebut, sebanyak 451 orang masih dirawat, 49 sembuh, dan 157 masih menjalani isolasi mandiri.


Sementara itu, sebanyak 84 orang dinyatakan meninggal dunia akibat corona. Kendati demikian, kemarin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya menyatakan, jumlah jenazah yang ditangani dengan protap Covid-19 lebih besar dari angka resmi kematian akibat virus corona.


Sejak 6 hingga 29 Maret 2020, Pemprov DKI telah mengurus 283 jenazah dengan menggunakan protap penanganan pasien virus corona.

Jika dibanding data Senin (30/3), jumlah kasus positif di DKI mengalami kenaikan hingga 21 kasus. Sementara, jumlah korban meninggal dunia bertambah delapan orang.

Merujuk data dari laman resmi pemantauan virus corona DKI, hingga saat ini kelurahan yang paling banyak terdapat kasus positif corona adalah Pegadungan, Jakarta Barat. Kelurahan di kecamatan Kalideres itu memiliki catatan 19 kasus positif.

Kemudian 17 kasus di Kelurahan Senayan (Jakarta Selatan), 15 kasus Kelapa Gading Timur (Jakarta Utara), 13 kasus di Tomang (Jakarta Barat), 12 kasus Kebon Jeruk (Jakarta Barat), dan 11 kasus di Kalideres (Jakarta Barat).

Sejak Sabtu (28/3), Anies telah menyatakan status tanggap darurat di Ibu Kota diperpanjang hingga 19 April 2020. Dengan perpanjangan status tanggap darurat tersebut, maka pembatasan aktivitas warga di luar rumah juga berlanjut.

Perpanjangan status ini diikuti dengan penutupan sejumlah tempat wisata di DKI Jakarta dan aktivitas belajar mengajar di sekolah.

"Status tanggap darurat di Jakarta diperpanjang mulai 5 April sampai 19 April," kata Anies saat itu.

Update Corona DKI 31 Maret: 741 Kasus Positif, 49 SembuhGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (CNN Indonesia/Dhio Faiz)
Penyemprotan Disinfektan ke Jalanan oleh Polda Metro Jaya

Di satu sisi, Polda Metro Jaya melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di sejumlah ruas jalan dalam rangka mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), Selasa.

"Kami melakukan rencana kegiatan penyemprotan disinfektan hari ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Selasa (31/3).

Yusri menerangkan penyemprotan disinfektan itu dilakukan oleh seluruh Polres yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Di Jakarta Pusat misalnya, penyemprotan dilakukan mulai Underpass Senen sampai Pasar Tanah Abang akan disemprot. Kemudian di Jakarta Selatan di Mampang Raya hingga Kemang Raya akan disemprot.

Selain itu, kata Yusri, penyemprotan juga dilakukan di wilayah Kepulauan Seribu. Di antaranya di Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Lancang, Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Kelapa dan Pulau Harapan.

Update Corona DKI 31 Maret: 741 Kasus Positif, 49 SembuhPetugas pemadam kebakaran Jakarta Selatan melakukan penyemprotan disinfektan di sepanjang Jalan Kemang hingga Antasari, Jakarta Selatan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, Mabes Polri memerintahkan seluruh jajarannya melakukan penyemprotan disinfektan secara massal dalam rangka mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Hal tersebut tertuang dalam surat telegram nomor ST/1008/III/KES.7/2020 tertanggal 27 Maret 2020 yang ditanda tangani Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Gatot mengungkapkan kegiatan itu dilaksanakan serentak pada Selasa (31/3) mulai pukul 09.00 WIB atau 10.00 WITA atau 11.00 WIT. Kegiatan penyemprotan itu, lanjutnya, dilakukan bersama TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

(dmi, dis/kid)