18.077 Orang di Jakarta Rapid Test, 299 Positif Corona

CNN Indonesia | Rabu, 01/04/2020 10:28 WIB
Dinkes DKI Jakarta menyebut 1,7 persen atau 299 orang positif virus corona dari 18.077 orang yang menjalani rapid test atau tes kilat. Ilustrasi rapid test covid-19 dari sampel darah. (ANTARA FOTO/Paramayuda).
Jakarta, CNN Indonesia -- Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebut 18.077 orang di Jakarta telah menjalani tes kilat atau rapid test virus corona hingga Selasa (31/3). Hasilnya 299 orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

"Dengan persentase positif COVID-19 sebesar 1,7 persen. Sebanyak 299 orang dinyatakan positif Covid-19 dan 17.778 orang dinyatakan negatif (dari hasil tes itu)," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/4).

Widyastuti menjelaskan sasaran utama orang yang menjalnai rapid test ialah mereka yang bersiko tinggi untuk menularkan atau tertular virus Covid-19. Beberapa di antaranya tenaga medis dan orang-orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).


"Kemudiam orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus pasien konfirmasi atau probabel Covid-19, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP), yakni seseorang yang mengalami demam >38°C atau riwayat demam," jelas dia.


"Selanjutnya mereka yang memiliki gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk, serta memiliki riwayat tinggal di luar negeri dan melakukan perjalanan di area terdampak Covid-19," lanjut dia.

Setidaknya ada dua prosedur pelaksanaan rapid test, yaitu aktif oleh Puskesmas kepada orang-orang yang berisiko tinggi terinfeksi Covid-19 dan secara pasif oleh Puskesmas yang mana pasien datang berobat ke Puskesmas. Namun kriteria pasien untuk dapat rapid test ditentukan petugas.

"Sehingga, perlu digarisbawahi bahwa tidak semua orang dapat melakukan rapid test." tegas dia.

Apabila hasil tes tersebut positif, maka orang tersebut akan menjalani tes swab, melakukan isolasi mandiri atau dirujuk ke shelter selama menunggu hasil. Bila kondisi memburuk sebelum hasil diperoleh, maka pasien akan dirujuk ke RS.


Sedangkan, untuk mereka yang memiliki hasil negatif akan tetap diminta untuk isolasi mandiri selama 14 hari. Bila kondisi memburuk, dirujuk ke RS dan dilakukan pemeriksaan kembali. Mereka juga diharuskan menjalani pemeriksaan ulang rapid test pada hari ke 7-10 setelah tes awal.

[Gambas:Video CNN]
Dikutip dari corona.jakarta.go id hingga hari ini pukul 09.41 WIB, jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 741 kasus. Dari ratusan kasus ini, sebanyak 451 pasien dirawat, 49 orang dinyatakan sembuh dan 84 orang meninggal dunia. Sementara ada 157 pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri.

Di samping angka tersebut, masih ada sekitar 642 kasus yang masih dalam status menunggu hasil. Dengan begitu ada sebanyak 1.383 kasus positif corona di Jakarta pagi ini.

Pemprov DKI Jakarta juga telah mendistribusikan sekitar 164.000 alat rapid test Covid-19 ke lebih dari 100 fasilitas kesehatan dan Rumah Sakit di seluruh DKI Jakarta. (ctr/osc)