"Ini maksimal Senin [seharusnya] sudah bisa dioperasikan. Memang ada keterlambatan 3-4 hari. Karena ada transportasi bahan material yang terkendala karena cuaca," ungkapnya, saat meninjau lokasi, Rabu (1/4).
Ia sebelumnya berangkat dari Jakarta pada pagi tadi dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta. Jokowi tiba di Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Kota Batam, sekitar pukul 12.30 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, Jokowi juga didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo.
[Gambas:Video CNN]
Rumah Sakit yang mulai dibangun pada 8 Maret 2020 ini juga sempat ditargetkan rampung pada 28 Maret 2020.
Presiden melanjutkan pembangunan RS ini sebagai bentuk persiapan menghadapi kemungkinan yang lebih buruk dalam wabah Corona.
Pihaknya pun menyiapkan 360 tempat tidur (bed) di RS darurat ini. Selain itu, ada 20 ruang isolasi ICU dan dan 30 ruang non-ICU.
Ia mencontohkannya dengan Wisma Atlet yang menyediakan 2.400 bed siap. "Tetapi alhamdulillah sampai saat ini baru dipakai 400," timpalnya.
Jika wabah Covid-19 usai, Jokowi berencana memfungsikan RS tersebut sebagai lokasi riset penyakit menular.
"Kalau semuanya selesai, baru kita alihkan untuk penggunaan lain. Rencananya untuk RS penyakit menular dan riset penyakit. Riset dan RS penyakir menular," ujar dia.
Proses pembangunan RS di Pulau Galang, per Jumat (20/3). (ANTARA FOTO/M N Kanwa) |
Zona B merupakan bangunan isolasi dengan 20 tempat tidur dan bangunan observasi dengan 340 tempat tidur.
Sedangkan zona C masih dalam tahap pengembangan yang akan digunakan untuk ruang ICU dan ruang observasi tambahan.
(psp/arh)
Proses pembangunan RS di Pulau Galang, per Jumat (20/3). (