"Gak boleh ada yang masuk. Apapun alasannya. Apapun alasannya TKA gak boleh ada yang masuk dalam kondisi sekarang ini," kata Didin saat melakukan teleconference dengan para pewarta, Kamis (2/4).
Didin mengaku khawatir bila kedatangan TKA itu justru memperparah jumlah penularan virus corona di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedatangan mereka di Bandara Kendari sempat viral di media sosial. Selain itu, terdapat 39 TKA yang masuk ke Kabupaten Bintan Kepulauan Riau, namun mereka kini sudah dipulangkan ke negaranya masing-masing.
Dukung Karantina Wilayah
Pada kesempatan itu, Sekretaris Wantim MUI, Nur Ahmad menyatakan Wamtim MUI mendukung langkah pemerintah untuk memberlakukan karantina wilayah. Karantina wilayah itu, kata dia, dilakukan di wilayah yang penyebaran virus corona tergolong tinggi.
Di samping pemberlakuan karantina wilayah, Ahmad meminta pemerintah melalukan optimalisasi program jaminan sosial bagi para fakir miskin dan pekerja lepas harian. Menurutnya, elemen masyarakat itu sangat terdampak dari sisi ekonomi dari penyebaran virus corona saat ini.
[Gambas:Video CNN]
"Bisa lewat APBN, BUMN dan donasi-donasi lainnya. Kepada semua lembaga filantropi, baik pusat dan daerah," kata dia.
Selain itu, Ahmad juga berharap lembaga infak dan sedekah, baik di pusat dan daerah, untuk bersama-sama menyalurkan bantuan bagi kelompok masyarakat tersebut.
"Secara fisik menjaga jarak, dan secara hati menyampaikan empati kepada mereka," kata dia. (rzr/ain)