Jokowi Wajibkan Warga Bermasker, Stok Diminta Disiapkan

CNN Indonesia | Senin, 06/04/2020 10:36 WIB
Jokowi mewajibkan semua orang yang keluar rumah memakai masker, termasuk orang sehat. Penggunaan masker dapat mencegah penyebaran corona. Presiden Joko Widodo. (Biro Setpres-Rusman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo mewajibkan seluruh warga yang keluar rumah mengenakan masker. Penggunaan masker ini merujuk anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mewajibkan agar semua orang sakit maupun sehat mengenakan masker. 

Hal ini disampaikan Jokowi saat membuka rapat terbatas terkait Laporan Gugus Tugas Covid-19 melalui siaran langsung di akun Instagram Sekretariat Kabinet, Senin (6/4). 

"Saya melihat, membaca, bahwa WHO menganjurkan agar semua memakai masker. Saya minta penyiapan masker ini sekarang betul-betul disiapkan dan diberikan kepada masyarakat, karena kita ingin setiap warga yang harus keluar rumah wajib memakai masker," ujar Jokowi. 
Awalnya, kata Jokowi, WHO memang menyampaikan bahwa yang wajib mengenakan masker hanya orang sakit. Namun melihat penyebaran covid-19 yang meluas, masker kini diwajibkan juga bagi orang sehat. 


"Karena di awal WHO menyampaikan bahwa yang pakai masker itu hanya yang sakit, yang sehat enggak. Kalau sekarang enggak, semua yang keluar rumah harus pakai masker," katanya. 

Kewajiban mengenakan masker saat keluar rumah sebelumnya telah disampaikan juru bicara pemerintah khusus covid-19, Achmad Yurianto. 
Jokowi: Semua yang Keluar Rumah Harus Pakai Masker
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian

Menurutnya, warga cukup mengenakan masker kain yang bisa dipakai berulang kali setelah dicuci. Untuk tenaga medis diharuskan mengenakan masker medis dan tipe N95.

Tim Pakar Gugus Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan tentang penggunaan masker kain tiga lapis di masyarakat.

Ia menyatakan bahwa masker kain bisa menekan angka penyebaran virus, namun tidak optimal.

"Sesuai hasil penelitian, masker kain dapat menangkal virus hingga 70 persen. Dengan demikian, tetap jaga jarak minimal 1-2 meter," tutur Wiku.

[Gambas:Video CNN]

Sebab, kata Wiku, masih ada potensi virus yang masuk, Wiku mengingatkan agar masyarakat tetap melakukan social distancing. Kemudian, meminta agar masyarakat tidak melakukan kegiatan di luar rumah.

Penggunaan masker, kata dia, sangat perlu dilakukan mengingat penyebaran virus masuk dari hidung, mulut dan mata yang masuk dibawa oleh jari manusia.

"90 persen penyebaran dengan cara ini. Itu sebabnya kenapa kita menggunakan masker," katanya.
(psp/ugo)