Hal ini disampaikan Jokowi saat membuka rapat terbatas terkait Laporan Gugus Tugas Covid-19 melalui siaran langsung di akun Instagram Sekretariat Kabinet, Senin (6/4).
"Saya melihat, membaca, bahwa WHO menganjurkan agar semua memakai masker. Saya minta penyiapan masker ini sekarang betul-betul disiapkan dan diberikan kepada masyarakat, karena kita ingin setiap warga yang harus keluar rumah wajib memakai masker," ujar Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kewajiban mengenakan masker saat keluar rumah sebelumnya telah disampaikan juru bicara pemerintah khusus covid-19, Achmad Yurianto.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Menurutnya, warga cukup mengenakan masker kain yang bisa dipakai berulang kali setelah dicuci. Untuk tenaga medis diharuskan mengenakan masker medis dan tipe N95.
Ia menyatakan bahwa masker kain bisa menekan angka penyebaran virus, namun tidak optimal.
"Sesuai hasil penelitian, masker kain dapat menangkal virus hingga 70 persen. Dengan demikian, tetap jaga jarak minimal 1-2 meter," tutur Wiku.
[Gambas:Video CNN]
Sebab, kata Wiku, masih ada potensi virus yang masuk, Wiku mengingatkan agar masyarakat tetap melakukan social distancing. Kemudian, meminta agar masyarakat tidak melakukan kegiatan di luar rumah.
Penggunaan masker, kata dia, sangat perlu dilakukan mengingat penyebaran virus masuk dari hidung, mulut dan mata yang masuk dibawa oleh jari manusia.
"90 persen penyebaran dengan cara ini. Itu sebabnya kenapa kita menggunakan masker," katanya.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian