Telat Verifikasi, Peserta Lolos SNMPTN Bisa Gagal Masuk PTN

CNN Indonesia | Rabu, 08/04/2020 12:36 WIB
Telat Verifikasi, Peserta Lolos SNMPTN Bisa Gagal Masuk PTN Ilustrasi verifikasi online (SplitShire/Daniel Nanescu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih mengingatkan peserta lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) agar tidak terlambat melakukan verifikasi dengan perguruan tinggi negeri (PTN) masing-masing. Keterlambatan bisa mengakibatkan pembatalan.

"Ketidakcermatan bisa berdampak pada kelulusan saudara dibatalkan dan tidak diterima di PTN tersebut," ujarnya melalui konferensi video, Rabu (8/4).

Misalnya, kata Nasih, PTN yang bersangkutan membuat jadwal verifikasi pada tanggal 10 April. Jika calon mahasiswa baru mengetahui lebih dari tanggal tersebut sehingga telat verifikasi, maka akan gagal menjadi mahasiswa baru di PTN tersebut.


"Alhasil sudah terlambat. Tidak bisa daftar diri. Posisi begini karena tidak cermat, kelulusan saudara batal," kata Nasih.

Jadwal dan ketentuan verifikasi data dan daftar ulang bisa dilihat melalui situs resmi masing-masing PTN yang dituju.
Nasih mengingatkan kepada peserta yang lolos SNPMTN agar mencermati betul ketentuan dari masing PTN. Dia mengatakan tak ada kelonggaran jadwal bagi calon mahasiswa yang telat melakukan verifikasi.

Akan tetapi, ada kelonggaran bagi mahasiswa yang sudah verifikasi namun tak mampu membayar uang kuliah sesuai jadwal. Kelonggaran diberikan karena banyak perekonomian masyarakat yang terdampak pandemi virus corona. Jika ada kesulitan ekonomi, peserta sebaiknya menyampaikan ke pihak PTN, bukan menunda verifikasi karena bisa berakibat pembatalan.

"Tapi kelonggaran pembayaran akan mendapatkan kepedulian para rektor. Masyarakat banyak yang terdampak Covid-19 ini, sehingga tentu pembayaran dan lain-lain akan mendapat berbagai macam kelonggaran," ujarnya.

Sementara itu, bagi calon mahasiswa yang memiliki Kartu Indonesia Pintar-Kuliah, selain data akademik, data ekonomi keluarga juga harus disertakan dalam proses verifikasi. Dalam hal ini pihak PTN bisa berkunjung langsung ke alamat orang tua peserta untuk memastikan kebenaran data yang diinput.
Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua I LTMPT Samsul Rizal mengatakan verifikasi bakal dilakukan secara online di seluruh PTN. Peserta tidak perlu datang ke kampus seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Kita sudah duduk dengan para rektor, nampaknya semua pendaftaran akan dilakukan secara online. Tidak perlu kehadiran. Kita sudah wanti-wanti dan diskusi," tambahnya.

Pengumuman hasil SNMPTN 2020 bisa diakses pada pukul 13.00 WIB, Rabu (8/4). Data pengumuman bakal bisa diakses melalui portal resmi LTMPT https://portal.ltmpt.ac.id dengan memasukan nomor pendaftaran dan tanggal lahir peserta SNMPTN atau langsung ke laman pengumuman.snmptn.ac.id.

Dari jumlah pendaftar SNMPTN 2020 sebanyak 489.601 orang, jumlah total peserta yang lolos seleksi ada 96.496 orang. Sebanyak 25.396 diantaranya adalah pemegang Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
(fey/bmw)

[Gambas:Video CNN]