"Ketidakcermatan bisa berdampak pada kelulusan saudara dibatalkan dan tidak diterima di PTN tersebut," ujarnya melalui konferensi video, Rabu (8/4).
Misalnya, kata Nasih, PTN yang bersangkutan membuat jadwal verifikasi pada tanggal 10 April. Jika calon mahasiswa baru mengetahui lebih dari tanggal tersebut sehingga telat verifikasi, maka akan gagal menjadi mahasiswa baru di PTN tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadwal dan ketentuan verifikasi data dan daftar ulang bisa dilihat melalui situs resmi masing-masing PTN yang dituju.
"Tapi kelonggaran pembayaran akan mendapatkan kepedulian para rektor. Masyarakat banyak yang terdampak Covid-19 ini, sehingga tentu pembayaran dan lain-lain akan mendapat berbagai macam kelonggaran," ujarnya.
Sementara itu, bagi calon mahasiswa yang memiliki Kartu Indonesia Pintar-Kuliah, selain data akademik, data ekonomi keluarga juga harus disertakan dalam proses verifikasi. Dalam hal ini pihak PTN bisa berkunjung langsung ke alamat orang tua peserta untuk memastikan kebenaran data yang diinput.
"Kita sudah duduk dengan para rektor, nampaknya semua pendaftaran akan dilakukan secara online. Tidak perlu kehadiran. Kita sudah wanti-wanti dan diskusi," tambahnya.
Pengumuman hasil SNMPTN 2020 bisa diakses pada pukul 13.00 WIB, Rabu (8/4). Data pengumuman bakal bisa diakses melalui portal resmi LTMPT https://portal.ltmpt.ac.id dengan memasukan nomor pendaftaran dan tanggal lahir peserta SNMPTN atau langsung ke laman pengumuman.snmptn.ac.id.
Dari jumlah pendaftar SNMPTN 2020 sebanyak 489.601 orang, jumlah total peserta yang lolos seleksi ada 96.496 orang. Sebanyak 25.396 diantaranya adalah pemegang Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).