Teknik Informatika: Prodi Persaingan Terketat di SNMPTN 2020

CNN Indonesia | Kamis, 09/04/2020 03:15 WIB
Teknik Informatika: Prodi Persaingan Terketat di SNMPTN 2020 Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih mengungkap persaingan paling ketat pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) 2020 ada pada program studi teknik informatika.

"Ada kecenderungan para siswa untuk fokus dan sangat tertarik pada bidang teknik, karena teknik informatika cukup banyak," ujarnya melalui konferensi video, Rabu (8/4).

Hal tersebut diungkapkan Nasih mengacu pada data keketatan penerimaan program studi Saintek pada SNMPTN 2020. Data ini memperhitungkan minat siswa dibandingkan daya tampung prodi pada PTN tertentu.


"Ada yang karena daya tampungnya 10 atau berapa, kemudian pelamarnya 200 jadi ketat. Dibanding yang daya tampung 100 tapi pendaftarnya 500," tambahnya.

Pada urutan pertama diisi Teknik Informatika Universitas Padjadjaran dengan persentase penerimaan 1,2 persen. Menyusul Farmasi di Universitas Diponegoro mencapai 1,26 persen.

Kemudian Farmasi di Universitas Sebelas Maret mencapai 1,38 persen. Lalu Farmasi di Universitas Syiah Kuala mencapai 1,61 persen. Dan Kedokteran Gigi di Universitas Diponegoro mencapai 1,73 persen mengisi urutan ke lima.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran, Arief Sjamsulaksan Kartasasmita mengatakan, total jumlah pendaftar SNMPTN ke Unpad sebesar 25.796 orang. Ia pun mengonfirmasi Teknik Informatika memiliki persaingan tertinggi.

"Ada beberapa program studi di Unpad yang memiliki tingkat keketatan tertinggi. Salah satunya adalah Program Studi Teknik Informatika dengan tingkat keketatan 1,20%. Angka ini menjadikan Teknik Informatika sebagai prodi Saintek dengan tingkat keketatan tertinggi di Indonesia," kata Arief dalam keterangannya di situs universitas tersebut.

Tak hanya itu, dua prodi Saintek di Unpad lain yang masuk 20 besar prodi dengan keketatan tertinggi di Indonesia adalah Farmasi sebesar 1,88% dan Psikologi (2,20%).

Unpad sendiri menerima 1.389 orang lewat jalur SNMPTN 2020. Unpad sudah menyiapkan mekanisme registrasi mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 jalur SNMPTN.

Arief mengatakan, tahun ini Unpad menyelenggarakan registrasi administratif bagi mahasiswa jalur SNMPTN secara daring. Karena itu, peserta wajib menyiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan untuk proses pendaftaran.

"Segera mengunjungi laman Unpad untuk mempelajari proses registrasi /daftar ulang. Tidak perlu datang ke kampus, semua akan dilakukan secara online," ujarnya.

20 Besar Keketatan Prodi dan PTN

Sementara itu berdasarkan data LTMPT, 20 besar urutan keketatan prodi dan PTN, terdapat empat universitas dengan prodi Teknik Informatika yakni Universitas Padjadjaran, Universitas Hasanuddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, dan Universitas Negeri Malang.

Namun mengacu pada data tersebut prodi Farmasi paling banyak diminati di enam PTN yakni Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret, Universitas Syiah Kuala, Universitas Padjadjaran, Universitas Jenderal Soedirman, dan Universitas Lampung.

Untuk prodi Soshum, Manajemen di Universitas Negeri Jakarta menempati posisi pertama dengan penerimaan 0,94 persen. Disusul Manajemen di Universitas Padjadjaran dengan 1,31 persen.

Kemudian Ilmu Komunikasi di Universitas Negeri Jakarta yakni 1,33 persen. Lalu Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas Sriwijaya dengan 1,34 persen. Dan, Ilmu Komunikasi di Universitas Padjadjaran dengan 1,42 persen.

Hasil SNMPTN 2020 sudah diumumkan Rabu siang mulai pukul 13.00 WIB di laman resmi LTMPT. Total ada 96.496 peserta yang dinyatakan lolos dan bisa melanjutkan studi ke PTN yang dituju.

(fey, hyg/kid)

[Gambas:Video CNN]