Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan tambahan 27 pasien tersebut tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Jatim.
"Tambahan yang positif 1 di Kota Batu, 2 Lumajang, 3 Gresik, 1 Bangkalan. 1 Nganjuk, 2 Tulungagung, 2 Sidoarjo, 1 Jombang, 2 Ponorogo, 1 Kota Kediri, 9 Surabaya, 1 Pacitan, 1 Bojonegoro," kata Khofifah, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (9/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang kemarin masuk pada daerah terjangkit ada 25 kabupaten/kota, hari ini kita melihat yang menjadi area terjangkit sudah tambah lagi ada Pacitan, Bojonegoro [dan Bangkalan]," kata dia.
"Hari ini ada 11 orang lagi yang dinyatakan sembuh atau terkonversi negatif," kata Khofifah.
Peta sebaran jumlah tambahan pasien sembuh tersebut berada di sejumlah daerah, yakni 2 di Sidoarjo, 1 Kabupaten Kediri, 1 Jember, 1 Kota Kediri, 2 Surabaya, 4 Situbondo. Maka persentase kesembuhan di Jatim mencapai 25,56 persen.
"Angka kesembuhan per hari ini tercatat 25,56 persen, dari update kita setiap sore saya rasa ini adalah persentase tertinggi. Terimakasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang sudah memberikan dedikasinya yang luar biasa," kata dia.
Kemudian, untuk orang dalam pemantauan (ODP) di Jatim ada sebanyak 13.006 orang. 8.399 di antaranya masih dipantau, 4.591 selesai dipantau, dan 16 lainnya meninggal dunia.
Dengan peningkatan jumlah tersebut Khofifah meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah. Keluar jika hanya untuk keperluan mendesak.
"Artinya kesiapsiagaan kita semua, punya tugas yang sama untuk mengajak masyarakat tetap tinggal di rumah, pastikan ketika keluar rumah mereka juga menggunakan masker," kata dia.