"Mudahan malam ini acara yang ingin keberkahan. Bukan hanya Indonesia, tapi seluruh dunia. Sehingga wabah ini akan bisa hilang. Dan kembali seperti biasa," ujar Ma'ruf dalam acara yang disiarkan langsung akun YouTube NU Channel itu, Kamis (9/4) malam.
Ma'ruf menyampaikan sejumlah ibadah yang dilakukan di rumah selama wabah pandemi ini bukan untuk mencari kemudahan. Kata dia, hal itu dilakukan sebab saat ini umat Islam tengah berada dalam situasi kritis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di samping usaha dilakukan pemerintah, dan masyarakat sebagai orang beriman, kita juga harus ada upaya batiniah selain lahiriah," ujarnya.
Sementara itu, Said Aqil mengimbau kepada warga Nahdiyin dan semua umat Islam di Indonesia, agar selama bulan Ramadan nanti dapat melaksanakan ibadah di rumah. Sebab menurut Said Aqil penyebaran wabah ini masih akan berlanjut selama bulan Ramadhan nanti.
Ia meminta umat Islam melakukan ibadah selama Ramadan, seperti salat tarawih, salat Jumat, yang biasanya digelar di masjid dapat dilakukan di rumah. Ia juga meminta agar umat Islam sementara tidak melakukan acara buka bersama maupun takbir keliling.
Menurut dia, di tengah kondisi penyebaran wabah ini, berdiam diri di rumah juga termasuk ibadah. Bahkan, lebih utama dibanding melakukan ibadah secara bersama-sama karena dapat mencelakakan orang lain.
"Menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain juga ibadah. Juga perintah Allah. Allah berfirman, jangan sekali-kali kamu menjerumuskan diri mu sendiri, dalam kecelakaan," ujarnya. (thr/fea)