Syarat Ojol Bawa Penumpang saat PSBB

CNN Indonesia | Minggu, 12/04/2020 13:55 WIB
Selama masa PSBB, motor masih boleh digunakan untuk ojol dengan syarat utama wajib disinfeksi dan tak boleh bawa penumpang sakit. Disinfeksi ojek online cegah virus corona Covid-19. (CNN Indonesia/Farid)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perhubungan menetapkan sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan pribadi dan kepentingan masyarakat (ojek) diizinkan untuk mengangkut penumpang selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Hanya saja harus memenuhi berbagai syarat.

Aturan tersebut dimuat dalam Permenhub Nomor 18 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Berdasarkan Pasal 11 ayat 1 dalam beleid tersebut dijelaskan bahwa, dalam hal tertentu untuk tujuan melayani kepentingan masyarakat dan untuk kepentingan pribadi, sepeda motor dapat mengangkut penumpang dengan ketentuan harus memenuhi protokol kesehatan.


Protokol kesehatan yang pertama, sepeda motor mengangkut penumpang dapat digunakan untuk aktivitas lain yang diperbolehkan selama masa PSBB.

Kedua, melakukan disinfeksi kendaraan dan perlengkapan sebelum dan setelah selesai digunakan.

Ketiga, menggunakan masker dan sarung tangan.

Keempat, tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan di atas normal atau sakit.

Sejauh ini, PSBB dalam rangka percepatan penanganan Covid-19, baru diberlakukan di DKI Jakarta.

DKI Jakarta merupakan wilayah dengan kasus infeksi virus corona tertinggi di Indonesia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun sudah meneken Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 tahun 2020, sehingga pembatasan sosial berskala besar (PSBB) resmi diterapkan mulai 10 April hingga 23 April mendatang di ibu kota.

Penghentian izin mengangkut penumpang untuk ojek online, sebelumnya diatur di dalam Pergub tersebut. Aturan itu sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 9 tahun 2020.

(yog/ard)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK