Berdasarkan data di situs Pikobar, untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) hingga hari ini di Provinsi Jabar mencapai 2.349 orang. Rinciannya, sebanyak 1.378 masih dalam pengawasan dan 971 selesai pengawasan.
Lihat juga:PSBB Bogor, Bekasi, Depok Resmi Dimulai Rabu |
Sedangkan warga dengan kategori orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 29.641 orang. Sebanyak 15.917 sudah selesai pemantauan dan 13.724 orang masih dalam pemantauan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kota Bandung merupakan wilayah yang paling banyak terdapat kasus positif Covid-19 di Jabar, dengan 87 kasus positif virus corona. Posisi selanjutnya berturut-turut, Kota Depok 66 kasus positif, Kota Bogor 54 kasus, Kota Bekasi 37 kasus.
Selanjutnya, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kota Banjar, dan Kota Corebon masing-masing 1 kasus.
Insert Artikel - Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian) |
PSBB tersebut akan dilaksanakan mulai Rabu (15/4) hingga 14 hari setelahnya dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran.
Ridwan Kamil mengatakan perkara sanksi selama masa PSBB akan diserahkan kepada wali kota dan bupati terkait. Teknis PSBB sendiri, katanya, tidak jauh berbeda dari kebijakan social distancing yang sudah diterapkan di Jawa Barat.
"Sanksi diserahkan ke wali kota dan bupati menyesuaikan kebijakan diskresi wali kota dan bupati. Termasuk ojol diserahkan apakah boleh tarik penumpang atau tidak," kata dia, Minggu (12/4).
Sementara jumlah pasien positif virus corona secara nasional per Minggu (12/4) mencapai 4.241 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 373 orang meninggal dunia dan pasien sembuh bertambah menjadi 359 orang.
Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebut per Minggu ini terjadi penambahan sebanyak 399 pasien positif dibandingkan hari sebelumnya. Lonjakan angka ini tercatat sebagai yang tertinggi sejak pertama kali diumumkan pada 2 Maret lalu.
Insert Artikel - Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian)