Kronologi Bentrok TNI-Polri yang Tewaskan 3 Polisi di Papua

CNN Indonesia | Senin, 13/04/2020 06:13 WIB
Bentrok antara anggota TNI dan Polri di Mamberamo Raya, Papua yang terjadi Minggu (12/4) mengakibatkan tiga polisi tewas. Ilustrasi bentrokan TNI-Polri. (iStock/ManuelVelasco)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes AM Kamal mengatakan bentrok antara anggota TNI dan Polri di Mamberamo Raya, Papua terjadi sekitar pukul 07.40 WIT, Minggu (12/4).

"Akibat kesalahpahaman antara oknum anggota TNI dan anggota Polres Mamberamo Raya, tiga anggota polri meninggal dunia dan dua orang mengalami luka tembak," ujarnya melalui keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com.

Dalam keterangan tersebut dijelaskan bentrokan terjadi di Jalan Pemda I, Kampung Kasonaweja, Distrik Mamberamo Tengah. Di lokasi tersebut terjadi kesalahpahaman antara oknum anggota Satgas Panrahwan Yonif Kostras dengan anggota Polres Mamberamo Raya.


Kesalahpahaman tersebut berbuntut tiga orang anggota Polri meninggal dunia. Di antaranya Briptu Marcelino Rumaikewi mengalami luka tembak pada leher bagian kanan sebanyak satu kali.


Kemudian Bripda Yosias Dibangga mengalami luka tembak pada bagian leher kiri satu kali, dan Briptu Alexander Ndun mengalami luka tembak pada paha kiri.

Juga terdapat dua anggota polisi yang menjadi korban luka. Yakni Bripka Alva Titaley mengalami luka tembak pada paha kiri satu kali. Dan Brigpol Robert Marien mengalami luka tembak pada punggung tiga kali.

"Situasi saat ini sudah kondusif. Saat ini jenazah ajan diterbangkan ke Jayapura untuk dilakukan visum di RS Bhayangkara Jayapura," lanjut keterangan tersebut.

Melalui keterangan terpisah Kapendam Cenderawasih Kolonel CPL Eko Daryanto mengatakan pihak Kodam XVII Cenderawasih dan Polda Papua sudah menurunkan Tim Gabungan terkait perkara ini.

"Untuk melakukan penyelidikan di TKP dalam rangka mendapatkan keterangan. Fakta-fakta kronologis yang sebenarnya," tulisnya.

Pihaknya bersama Polda juga sudah memberikan instruksi kepada anggota Satgas 755/Yalet dan Polres Mamberamo Raya untuk tetap berada di pos masing-masing.

Eko mengatakan hingga kini investigasi masih berlangsung dan belum ada keterangan lebih lanjut terkait duduk perkara kejadian yang bisa diungkap.

Sebelumnya dilaporkan terjadi bentrokan antara anggota TNI dan Polri di Mamberamo Raya, Papua. Insiden terjadi karena kesalahpahaman antara kedua pihak.

(fey/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK