"Paling ekstrim ya ditutup dulu, hal ini dimaksudkan agar efektivitas PSBB tercapai dan upaya menurunkan resiko penyebaran Covid-19 berhasil secara kualitatif dan kuantitatif," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (14/4).
Dedie menyebut tak hanya Kota Bogor yang mengusulkan itu, tetapi juga oleh oleh Kabupaten Bogor, Kabupaten dan Kota Bekasi, serta Kota Depok (Bodebek).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka (KCI) prinsipnya siap. Menunggu surat resmi dari Kepala Daerah, dan surat diupayakan turun hari ini. Hasil rapat video conference dihadiri juga dari Pihak KAI hadir Kepala Daop 1 Bapak Dadan dan Dirut PT. KCI Ibu Wiwik," kata Dedie.
"Kalau ada informasinya, nanti saya share," kata Anne melalui pesan singkat.
Pengajuan status PSBB kepada Kementerian Kesehatan melalui surat permohonan PSBB Bodebek terkait penanggulangan dan menekan penyebaran virus corona dikirim pada 8 April lalu.
Penerapan PSBB di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi ini menyusul DKI Jakarta yang sudah memberlakukan terlebih dahulu sejak Jumat (10/4). PSBB bisa diperpanjang jika masih ditemukan penyebaran virus.
Selama PSBB di DKI Jakarta, KRL masih tetap beroperasi namun ada pembatasan. Misalnya, jam operasional yang dikurangi dan penumpang mesti menjaga jarak satu sama lain.
Lihat juga:PSBB Bogor, Bekasi, Depok Resmi Dimulai Rabu |