"Penegakan hukum dengan dukungan aparat negara ini juga penting dilakukan sehingga betul-betul masyarakat kita memiliki kedisiplinan yang kuat untuk menghadapi [pandemi Covid-19] ini," tuturnya dalam pembukaan Sidang Kabinet Paripurna melalui video konferensi, Selasa (14/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tingkat pengujian sampel yang masif harus dilakukan dengan pelacakan agresif dan diikuti isolasi ketat. Ini kepada Ketua Gugus Tugas (Covid-19), Menkes, Polri dibantu TNI, agar yang pertama saya sampaikan diberi perhatian," tuturnya.
Hal itu tercermin, misalnya, dari penumpang yang penuh di KRL Commuter Line, pelanggaran lalu-lintas yang mayoritas berupa mengemudi tanpa masker.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, Jokowi berdalih tak menetapkan lockdown di RI karena persoalan disiplin.
"Ada yang bertanya kenapa kebijakan lockdown tidak dilakukan. Perlu saya sampaikan setiap negara punya karakter yang berbeda-beda, budaya yang berbeda-beda, kedisiplinan yang berbeda-beda, oleh sebab itu kita tidak memilih jalan itu," ujar dia, Selasa (24/3).
![]() |
