"Untuk melakukan evaluasi, kita menggunakan daftar tilik. Dan dari daftar tilik yang kita buat itu secara teratur dilaksanakan di Bodebek, kemudian hasilnya kita bahas di dalam tim namanya monev (monitoring dan evaluasi)," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Berli Hamdani, Selasa (21/4).
"Dari hasil pembahasan, untuk sementara sampai saat ini kalau dilihat dari kasus saat ini memang kasusnya masih meningkat ataupun trennya masih bertambah," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pemkot Bekasi Bakal Sanksi Pelanggar PSBB |
"Jadi ini masih sesuai prediksi awal bahwa puncak yang terjadi dengan upaya Pemerintah Provinsi (melakukan PSBB) ini diperkirakan berlangsung 22 April sampai 29 Mei," katanya.
Sementara itu, berdasarkan data situs pantau Pikobar, kemarin, jumlah kasus positif Covid-19 di Jabar sudah mencapai 756 orang. Sebanyak 68 di antaranya meninggal dunia dan 76 orang sembuh. (hyg/osc)