Pernyataan itu disampaikan Adnan menindaklanjuti keputusan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang menyetujui pelaksanaan PSBB yang diajukan Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data per Selasa, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Gowa sudah mencapai 25 orang, kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 314 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mencapai 139 orang.
Posko di perbatasan penting mengingat wilayah Gowa berbatasan langsung dengan delapan kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Dirjen P2P Kemenkes, Achmad Yurianto mengatakan persetujuan PSBB untuk Gowa ini berdasarkan beberapa pertimbangan yang dianggap urgen dari sisi medis dan nonmedis.
Pertimbangan medis dengan merujuk hasil kajian epidemiologi. Penyebaran virus corona di Gowa disebut Yuri meningkat signifikan, dibarengi dengan transmisi lokal. Sementara pertimbangan nonmedis berdasarkan kesiapan sosial ekonomi. Gowa dianggap telah siap melaksanakan PSBB.
"Data yang dilaporkan memang menunjukkan peningkatan dan penyebaran kasus Covid-19 yang signifikan dan cepat serta diringi dengan transmisi lokal di wilayah Kabupaten Gowa," kata Achmad Yurianto.
Acara itu memang batal, namun sejumlah peserta ada yang telah dinyatakan positif corona dan PDP. (svh/wis)