Kabar kepergian pemilik nama lengkap Soe Hok Djin itu disampaikan Akademisi dan Sosiolog Ariel Heryanto melalui twitter.
"Selamat jalan, kawan lama dan rekan sejawat, Arief Budiman, Terima kasih atas apa yang telah engkau sumbangkan untuk Indonesia," kata Ariel di akun twitternya, Kamis (23/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar duka wafatnya Arief Budiman juga diinformasikan Peneliti Human Rights Watch Andreas Harsono, juga lewat twitter. Kepada CNNIndonesia.com, Andreas membenarkan kabar meninggalnya Arief.
[Gambas:Twitter]
Arief Budiman lahir di Jakarta 3 Januari 1941 dengan nama Soe Hok Djin. Selama hidupnya, Arief dikenal sebagai aktivis angkatan 1966 bersama adiknya Soe Hok Gie.
Ia juga ikut menandatangani Manifesto Kebudayaan pada tahun 1963 yang menentang aktivitas LEKRA yang dianggap memasung kreativitas kaum seniman. (osc/osc)