Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, menjelaskan dari sepuluh kasus itu, enam kasus di antaranya ada di Kota Padang, dua kasus oleh Kabupaten Pesisir Selatan, satu kasus oleh Kabupaten Mentawai, dan satu kasus oleh Kota Payakumbuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Sementara dua pasien asal Pesisir Selatan, kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pessel, Rinaldi, merupakan dua wanita yang masing-masing berusia 40 dan 36. Kedua tenaga kesehatan sukarela itu bekerja di Puskesmas Tarusan. Mereka terinfeksi karena kontak dengan pasien sebelumnya yang positif. Mereka dikirim ke Bapelkes Sumbar untuk diisolasi.
Kasus lainnya ialah mahasiswi (19), warga Sipora Selatan, Kabupaten Mentawai. Ia terinfeksi karena berkontak dengan pasien positif di Mentawai. Ia dirawat di rumah sakit umum daerah setempat.
Jasman mengatakan bahwa dari 96 kasus positif Covid-19 di Sumbar, 17 orang sembuh, 10 orang meninggal, 24 orang dirawat di berbagai rumah sakit, 40 orang isolasi mandiri di rumah, dan 5 orang diisolasi di gedung Bapelkes Sumbar.
Jasman menambahkan, kini di Sumbar terdapat 300 pasien dalam pengawasan. Sebanyak 44 orang di antaranya masih dirawat sambil menunggu hasil tes laboratorium keluar, sedangkan 242 orang dinyatakan negatif, dan 14 orang melakukan isolasi mandiri. Sementara itu, orang yang sedang dipantau berjumlah 533 orang, dan orang yang selesai dipantau 6.779 orang. (adb/bac)
