Sejauh ini, sudah ada 41 kasus terkonfirmasi positif di Sultra. Sebanyak lima orang dinyatakan sembuh dan dua orang meninggal dunia.
"Jumlah total konfirmasi 41 orang dengan catatan lima tambahan baru," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal, Jumat (24/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan tambahan lima kasus baru calon perwira ini, maka sudah ada 15 anggota polisi dari Polda Sultra yang terinfeksi Covid-19.
Ilustrasi simulasi pemeriksaan virus corona oleh Brimob Kendari, Sultra. (ANTARA FOTO/JOJON) |
"Semua pasien sudah ditangani protokol Covid-19," ujarnya.
Selain penambahan kasus baru, ada satu tambahan pasien yang dinyatakan sembuh setelah dua kali menjalani tes swab. Pasien tersebut berasal dari Kota Kendari.
Sebab, dari catatan mereka, sebanyak 6.800 alat rapid test yang didistribusi ke 17 kabupaten atau kota, baru 2.300 yang digunakan.
Dengan demikian, Rabiul melanjutkan, masih ada 4.000-an alat rapid test yang belum dimaksimalkan gugus tugas di kabupaten dan kota.
"Kami minta efisienkan sehingga kita mampu mendeteksi dan menemukan orang-orang dengan gejala ringan atau tanpa gejala untuk memutus mata rantai virus," tuturnya.
Secara nasional, tercatat 8.211 kasus terkonfirmasi positif dengan 435 kasus baru. Sementara itu ada 1.002 kasus sembuh dan 689 meninggal dunia. (fnd/bac)
Ilustrasi simulasi pemeriksaan virus corona oleh Brimob Kendari, Sultra. (ANTARA FOTO/JOJON)