Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Ali Rahman, meyakini penjagaan pada dua pelabuhan itu bisa mencegah para pemudik, baik yang menggunakan jalur normal maupun yang memanfaatkan jalur-jalur tikus atau alternatif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ali berkata jika ada kendaraan pemudik, akan disuruh putar balik.
Ali pun kembali mengingatkan para calon pemudik untuk tidak mengelabui petugas dengan cara menggunakan jalur tikus. Dia juga berkata polisi tetap akan melakukan pengecekan barang bawaan dan ciri-ciri mudik lain terhadap para pengemudi yang ketika diperiksa, mengaku tidak sedang mudik.
"Jadi perpindahan moda transportasi AKAP sudah dihentikan, kalau AKDP masih bisa kita laksanakan, kecuali ke wilayah Tangerang Raya. Karena kan enggak mungkin nyeberang sendiri, enggak usah kucing-kucingan," jelasnya.
Selain itu, dia menjelaskan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) ikut dijaga lantaran setiap arus mudik, BBJ menjadi pelabuhan alternatif untuk menyeberang dari Pulau Jawa menuju Sumatera, yang bersandar di Pelabuhan Panjang, Lampung.
"Ada beberapa sekatan kita siapkan di tiga titik, di Gerem bawah, Gerem Atas, Merak dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ)," kata dia.
Ali berkata bila ditemukan kendaraan umum atau yang mengangkut penumpang untuk mudik memanfaatkan Pelabuhan BBJ, akan disuruh putar balik atau kembali ke daerah asalnya. (yan/wis)