Penangkapan itu dibenarkan Kapolres Serang Kota, AKBP Edhi Cahyono.
"Benar iya, ada kegiatan Densus 88 Anti Teror. Kegiatan kita hanya pengamanan saja," kata Edhi di lokasi kejadian, Senin (27/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Camat Waringin Kurung, Nanang Supriatna menambahkan kakak dari para terduga, yakni H kenal baik dengan Imam Samudera, mantan teroris yang melakukan sejumlah pengeboman di Indonesia, termasuk bom Bali pada 2002 silam.
"(Yang ditangkap) Masih saudaranya Ustaz H. Warga mah sudah mengira. Dia ustadz H pernah kesangkut sama Imam Samudra," ucapnya.
"Jadi dalam pengawasan kita, nah ini adik-adiknya," kata Nanang.
Nanang juga menduga kalau ketiga terduga teroris yang ditangkap, masih ada sangkut pautnya dengan penangkapan terorisme di Surabaya pada pekan lalu. Sebelumnya Densus 88 Anti Teror menangkap terduga terorisme di Surabaya, berinisial JHR alias AH, pada Kamis 23 April 2020.
JHR alias AH diduga terpapar radikalisme dan terorisme di dalam penjara. Hingga akhirnya bergabung dengan jaringan JAD Jawa Timur (Jatim).
"Katanya ini pendalaman dari Surabaya. Masih saudaranya keluarga Ustaz H," jelasnya. (ynd/osc)