"Kami lupakan kegiatan politik, dan menggantikannya dengan kegiatan kemanusiaan. Kami fokus kegiatan kemanusiaan, bantu teman-teman medis yang berjuang menangani pasien, seperti melengkapi dengan APD yang langka dan juga vitamin," kata Gibran di Mapolresta Solo, Selasa (28/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gibran memberikan bantuan tersebut bersama Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Rycko Amelza Dahniel. Menurut Rycko, jajarannya akan memperhatikan tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanganan virus corona.
"Jadi tidak perlu kuatir. Kita telah menggandeng sejumlah pihak termasuk perusahaan swasta untuk memproduksi dan mensuplai kebutuhan APD tenaga medis, dari pakaian, masker sampai vitamin kita kerahkan," ujarnya.
Bantuan yang diberikan jajaran Polda Jawa Tengah untuk tenaga medis antara lain, satu paket terdiri dari satu box isi 5 stel APD dan 5 pasang sepatu bot, satu box berisi APD 5 stel, masker 5 dus, dan face shield 10 unit.
Selain memberikan bantuan tenaga medis, Polda Jawa Tengah juga membagikan sembako untuk warga miskin yang terdampak pandemi virus corona. Polri dan TNI juga mendirikan dapur umum untuk penyapu jalan, tukang becak, tukang ojek dan pemulung. (dmr/fra)