Update Corona Sumut 28 April: Angka Sembuh 36 Persen
CNN Indonesia
Selasa, 28 Apr 2020 21:57 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasien positif Covid-19 di Sumatera Utara per Selasa (28/4) berjumlah 111 kasus. Dari angka itu, 40 orang di antaranya dinyatakan sembuh.
"Angka kesembuhan akibat paparan Covid-19 di Provinsi Sumut saat ini berada di angka 36 persen. Angka ini berada di atas angka rata-rata nasional," ujar Aris, Selasa (28/4).
Aris menambahkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 2.403 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 138 orang, serta pasien yang meninggal dunia 12 orang.
"Kita melihat masih banyak terjadi penularan. Meski begitu, peningkatan kasus baru terlihat sedikit melambat. Kita harap masyarakat menjalankan protokol kesehatan agar angka kasus baru terus dapat ditekan hingga hilang di Sumut," ucapnya.
Apalagi, katanya, saat ini banyak orang yang membawa virus tapi tidak merasa gejala Covid-19. Pihaknya pun meminta masyarakat tetap berada di rumah dan tidak melakukan mudik.
[Gambas:Video CNN]
"Kami mengimbau masyarakat tetap berada di rumah dan tidak mudik. Jangan menjadi sumber penularan di kampung halaman. Jika semua terkendali, kita semua bisa kembali ke kampung halaman," paparnya.
Aris menambahkan pihaknya terus mengirimkan sampel swab ke Laboratorium polymerase chain reaction (PCR) Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU), walaupun jumlah reagensia yang ada terbatas.
"Penentuan pasien positif Covid-19 lewat pemeriksaan sampel swab (dahak) menggunakan PCR. Sedangkan rapid test digunakan untuk skrining pasien yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan dengan tes swab. Dalam waktu dekat reagensia ini segera didatangkan dan pemeriksaan semakin cepat," pungkasnya.
Diketahui, jumlah kasus positif Corona di Indonesia per 28 April mencapai 9.511 orang. Sebanyak 1.254 di antaranya sembuh dan 773 meninggal. Artinya, tingkat kesembuhan scara nasional mencapai 13,18 persen.
(fnr/arh)
"Angka kesembuhan akibat paparan Covid-19 di Provinsi Sumut saat ini berada di angka 36 persen. Angka ini berada di atas angka rata-rata nasional," ujar Aris, Selasa (28/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, katanya, saat ini banyak orang yang membawa virus tapi tidak merasa gejala Covid-19. Pihaknya pun meminta masyarakat tetap berada di rumah dan tidak melakukan mudik.
"Kami mengimbau masyarakat tetap berada di rumah dan tidak mudik. Jangan menjadi sumber penularan di kampung halaman. Jika semua terkendali, kita semua bisa kembali ke kampung halaman," paparnya.
Aris menambahkan pihaknya terus mengirimkan sampel swab ke Laboratorium polymerase chain reaction (PCR) Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU), walaupun jumlah reagensia yang ada terbatas.
"Penentuan pasien positif Covid-19 lewat pemeriksaan sampel swab (dahak) menggunakan PCR. Sedangkan rapid test digunakan untuk skrining pasien yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan dengan tes swab. Dalam waktu dekat reagensia ini segera didatangkan dan pemeriksaan semakin cepat," pungkasnya.
(fnr/arh)