Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan tercatat ada 749 orang asal Kaltim yang sempat mengikuti acara di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tersebut.
Acara yg sedianya digelar pada 19 Maret hingg 22 Maret itu dibatalkan namun sudah dihadiri oleh ribuan orang dari seluruh wilayah, bahkan mancanegara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kota Jambi Masuk Kategori Zona Merah Corona |
Sebagian besar peserta Ijtima Dunia asal Kaltim itu berasal dari Kota Samarinda. Dari 200 orang tersebut, 14 di antaranya positif corona.
Selain itu masih ada orang dari Klaster Gowa juga tersebar di beberapa Kabupaten/kota di Kaltim.
Andi meminta masyarakat untuk tetap waspada dan menjalankan protokol pencegahan COVID-19, dengan menggunakan masker ketika keluar rumah, dan selalu mencuci tangan.
Meski demikian Andi mengingatkan agar tidak ada stigma negatif bagi orang bagi orang yang telah terdeteksi tertular COVID-19.
"Justru harus memberikan support kepada mereka, sambil kita tetap berjaga jarak dan waspada," kata Andi Ishak.
Klaster Gowa diketahui jadi pemicu penambahan kasus positif corona di berbagai wilayah lain seperti di Jambi dan Sulawesi Tenggara. Di Jambi, klaster gowa juga mendominasi kasus positif corona.