Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono mengatakan petugas tak segan bertindak represif kepada masyarakat yang melanggar ketentuan selama penerapan PSBB di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Demikian juga kendaraan roda empat, hanya boleh diisi satu baris satu penumpang," ujarnya.
"Yang tidak pakai masker dikembalikan [diminta pulang]," katanya.
Lihat juga:PSBB Seluruh Jawa Barat Mulai Rabu 6 Mei |
Foto: CNN Indonesia/Timothy LoenInfografis Yang Dilarang dan Tidak Saat PSBB |
"Kalau yang di Surabaya, begitu suhu tubuhnya panas maka akan langsung dibawa ke Rumah Sakit Menur. Begitu juga di Gresik dan Sidoarjo, dan kami sudah koordinasi dengan RS di masing-masing kabupaten/kota," ujarnya.
Tak hanya itu, Heru menyebut petugas juga akan menutup fasilitas umum, cafe atau warung kopi yang tak taat protokol kesehatan tentang physical distancing, dengan masih menyediakan tempat duduk bagi pengunjung.
"Tadi Kasatpol PP Surabaya sudah menyampaikan bahwa seluruh fasilitas umum ditutup, mal juga begitu hanya berjualan kebutuhan obat dan kebutuhan makanan. Pasar juga begitu, sudah banyak yang akan ditutup," katanya.
"Mulai besok kita akan lakukan dan malam ini mulai kita lakukan jam malam, melakukan operasi. Apabila ada warung yang masih buka langsung kita tutup," tuturnya.
Selama empat hari penerapan PSBB di Surabaya Raya, kasus positif virus corona masih terus meningkat sampai Jumat (1/5). Secara kumulatif pasien positif virus corona di Surabaya mencapai 496 pasien.
Sementara di Kabupaten Sidoarjo total pasien positif virus corona sebanyak 110 orang. Sedangkan Kabupaten Gresik memiliki total 30 pasien positif terinfeksi Covid-19. (frd/fra)
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen