"Memang benar semua orang merasakan tidak nyaman karena terus berdiam di rumah. Namun, demi kesehatan dan keselamatan banyak orang, relaksasi PSBB hendaknya tidak perlu terburu-buru," kata dia, dalam keterangannya di Jakarta, dikutip dari Antara.
Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menyebut pemerintah sedang memikirkan relaksasi atau pelonggaran PSBB sebagai tanggapan atas keluhan masyarakat yang tidak dapat melakukan aktivitas, terutama ekonomi, dengan bebas saat pemberlakukan PSBB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jikapun hendak melakukan pelonggaran PSBB, Bamsoet meminta Pemerintah Pusat mendengar pertimbangan kepala daerah.
"Sama seperti mekanisme pengajuan PSBB, maka relaksasi PSBB pun hendaknya lebih mendengarkan pertimbangan kepala daerah. Karena diasumsikan bahwa kepala daerah paling tahu kondisi wilayahnya masing-masing," ujarnya.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
"Relaksasi penerapan PSBB harus dikaji secara matang dengan beberapa pertimbangan strategis," kata politikus PDIP ini.
Dia mengakui PSBB menjadikan ekonomi melambat, yang pada akhirnya berdampak pada sirkulasi keuangan dan pendapatan warga.
"Ini yang harus dikaji. Bagaimana mengelola ketahanan pangan, pendapatan warga, sekaligus penanganan medis," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama tersebut.
"Jadi, warga harus diberi tahu kita berada dalam kehidupan dengan pola baru dengan mengutamakan kesehatan," katanya menegaskan.
Sebelumnya, dalam siaran langsung di akun instagramnya, Sabtu (2/5), Mahfud menyebut Pemerintah tengah memikirkan relaksasi PSBB. Semangatya, mencegah pelambatan ekonomi masyarakat.
Ia menyebut itu tidak berarti melanggar protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Terlebih, ujarnya, ada perbedaan pemberlakuan PSBB di berbagai wilayah.
[Gambas:Video CNN]
"Relaksasi itu bukan berarti melanggar protokol kesehatan," ujar Mahfud.
"Ekonomi tidak boleh macet, tidak boleh mati. Oleh sebab itu Presiden mengatakan ekonomi harus tetap bergerak, tapi tetap di dalam kerangka protokol kesehatan itu. Itulah yang disebut relaksasi," kata dia.
(antara/arh)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian