Pada Minggu (3/5), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkap ada tiga orang dari 325 penumpang KRL Jurusan Bogor-Jakarta yang diperiksa positif Virus Corona berdasarkan hasil tes swab PCR dengan metode sampling.
"3 positif Covid dari 325 penumpang KRL Bogor-Jakarta yang kami sampling dengan test swab PCR," kata Ridwan Kamil dalam akun Twitter resminya, @ridwankamil, kemarin (3/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerawanan KRL itu sudah lebih dulu diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pada Maret. Ia menyebut risiko kontaminasi terbesar terjadi di wilayah KRL 2 rute Bogor-Depok-Jakarta Kota sebagai jalur yang paling ramai.
Anies kemudian mengeluarkan kebijakan mengurangi operasi transportasi umum di DKI Jakarta sejak sebelum penerapan PSBB di DKI. Kebijakan itu berlaku bagi seluruh moda transportasi yang dikelola DKI, seperti MRT, LRT, dan bus Transjakarta sejak 1 April.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Meski demikian, kebijakan tersebut dinilai kurang efektif. Sebab, masih banyak penumpukan penumpang di sejumlah stasiun KRL meski PSBB sudah diterapkan. Misalnya, antrian panjang di Stasiun Bogor, kepadatan di gerbong di Stasiun Manggarai, pada April.
Penumpukan penumpang juga disebabkan masih banyaknya warga Jabodetabek yang harus bekerja di wilayah Jakarta di saat PSBB.
Lima kepala daerah penyangga Ibu Kota Jakarta, yakni Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Bogor, pun mendesak pemerintah pusat untuk menyetop operasional KRL untuk mencegah penyebaran Corona di transportasi umum.
Namun, Kemenhub bergeming dan tetap memutuskan agar KRL tetap beroperasi. Presiden Joko Widodo juga pernah menyindir para kepala daerah agar tak hanya cuma meminta penyetopan KRL.
Jokowi menyatakan bersedia menghentikan operasional moda transportasi KRL di Jabodetabek asal pemerintah daerah mau menyiapkan jaring pengaman sosial. Dia menyebut masih banyak pekerja di sektor yang diperlukan saat Corona, tenaga kesehatan misalnya, yang memakai KRL.
[Gambas:Video CNN]
Sementara, PT KCI mengaku berpedoman kepada aturan PSBB soal penerapan pembatasan KRL. Aturan-aturan PSBB itu sendiri tak mencantumkan larangan KRL.
Diketahui, per Minggu (3/5) lalu, pasien positif terinfeksi virus corona di Indonesia secara kumulatif mencapai jumlah 11.192 orang. Sebanyak 845 orang meninggal dunia, dan 1.876 dinyatakan sembuh.
(rzr/arh)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian