Ia mengingatkan ada pembatasan akses masuk warga negara asing sejak awal April lalu. Di sisi lain, pemerintah juga telah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, Presiden Joko Widodo harus segera mengambil keputusan terkait ratusan TKA asal China tersebut. Ia khawatir akan terjadi gejolak di masyarakat karena perlakuan istimewa terhadap TKA.
Dihubungi terpisah, Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera juga menyayangkan rencana pemerintah mengizinkan 500 TKA asal China masuk. Ia mengingatkan kepala daerah dan DPRD Sulawesi Tenggara telah menolak kedatangan para TKA China itu.
Mardani mendesak pemerintah pusat juga mengambil sikap yang sama. Menurutnya, pemerintah harus memprioritaskan kesehatan dan kesejahteraan warga di tengah pandemi virus corona.
"Tutup dulu kedatangan TKA. Bahkan bisa kita bujuk agar gunakan tenaga kerja lokal yang banyak PHK. Harus jelas kepemihakan pemerintah pada rakyat," kata Mardani kepada CNNIndonesia.com, Senin (4/5).
Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Manzi mengingatkan kembali tentang demonstrasi penolakan masyarakat terhadap 49 TKA asal China di Sultra pada Maret lalu. Menurutnya, aksi tersebut bisa saja terjadi kembali ketika 500 TKA asal China itu datang ke wilayahnya. (dhf/fra)