Hal itu juga berlaku bagi orang yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta Orang Dalam Pemantauan (ODP).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semoga terus menurun angka dari bagan tersebut, sehingga kita bisa kembali berjalan normal dan terlepas dari wabah berbahaya ini," lanjut Rahmat.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebut tak ada lagi kasus positif corona selama dua hari di kotanya. (CNNIndonesia/Feri Agus Setyawan) |
"Berharap warga bisa benar-benar mematuhi anjuran dan larangan yang telah dibuat oleh Pemerintah Kota Bekasi melalui Surat Edaran, Instruksi Wali Kota dan Keputusan Wali Kota," tutur Rahmat.
Mengutip dari website resmi kota Bekasi, corona.bekasikota.go.id yang diakses pada Senin (4/5) pukul 18.50, PDP tercatat dalam dua hari terakhir atau 2-4 Mei 2020 berjumlah 2.024 orang atau tidak ada penambahan sama sekali. Pun demikian dengan ODP dalam periode yang sama tetap berjumlah 792 orang.
Meski demikian, dalam situs itu terjadi satu kasus penambahan positif Covid-19. Sehari sebelumnya atau Minggu (3/5) berjumlah 243 orang kini menjadi 244 orang.
CNNIndonesia.com kemudian meminta konfirmasi dari pihak Humas Kota Bekasi terkait penambahan satu kasus positif. Namun, pihaknya menegaskan Pemkot Bekasi sudah memberikan pernyataan sesuai rilis tersebut. (ndn/bac)
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebut tak ada lagi kasus positif corona selama dua hari di kotanya. (CNNIndonesia/Feri Agus Setyawan)