Tambahan 395 Kasus Corona, 18 Provinsi Nihil Pasien Baru

CNN Indonesia | Senin, 04/05/2020 19:46 WIB
Petugas medis penanganan COVID-19 mengenakan baju Alat Pelindung Diri (APD) ketika berada di ruang isolasi Rumah Sakit rujukan khusus pasien COVID-19 Martha Friska di Medan, Sumatera Utara, Kamis (2/4/2020). Pemerintah provinsi Sumut memperpanjang sekaligus menaikkan status menjadi Tanggap Darurat hingga 21 Mei 2020 untuk mempercepat penanganan dengan mempersiapkan sejumlah rumah sakit rujukan khusus menangani COVID-19 di wilayah Sumut. ANTARA FOTO/Septianda Perdana/aww. Sebanyak 18 provinsi tak melaporkan kasus baru pasien positif virus corona pada hari ini, Senin (4/5). Ilustrasi (ANTARA FOTO/SEPTIANDA PERDANA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah 395 orang pada hari ini, Senin (4/5). Dengan demikian, secara kumulatif pasien positif virus corona menjadi 11.587 orang

Dari penambahan 395 orang itu, 18 provinsi tak melaporkan kasus baru positif virus corona.

Berdasarkan data harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, 18 provinsi tersebut antara lain Aceh, Bangka Belitung, Bengkulu, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jambi, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat.


Kemudian, Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua, Papua Barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Gorontalo.

"Salah satu kunci di dalam kaitan dengan memutuskan rantai pandemi Covid-19 ini adalah disiplin masyarakat untuk mematuhi aturan yang sudah diberikan oleh pemerintah," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, Senin (4/5).

Sebanyak 11.587 orang yang positif virus corona tersebar di 34 provinsi. Mulai dari Aceh sebanyak 12 kasus, Bali 271 kasus, Banten 446 kasus, Bangka Belitung 20 kasus, Bengkulu 12 kasus, Yogyakarta 115 kasus, DKI Jakarta 4.539 kasus.

Selanjutnya, Jambi 38 kasus, Jawa Barat 1.252 kasus, Jawa Tengah 798 kasus, Jawa Timur 1.124 kasus, Kalimantan Barat 73 kasus, Kalimantan Timur 167 kasus, Kalimantan Tengah 180 kasus, Kalimantan Selatan 198 kasus, dan Kalimantan Utara 130 kasus.

Kemudian Kepulauan Riau 92 kasus, Nusa Tenggara Barat 269 kasus, Sumatera Selatan 185 kasus, Sumatera Barat 203 kasus, Sulawesi Utara 45 kasus, Sumatera Utara 129 kasus, dan Sulawesi Tenggara 64 kasus, Sulawesi Selatan 607 kasus, Sulawesi Tengah 59 kasus.

Lampung 54 kasus, Riau 58 kasus, Maluku Utara 50 kasus, Maluku 23 kasus, Papua Barat 43 kasus, Papua 240 kasus, Sulawesi Barat 44 kasus, Nusa Tenggara Timur 10 kasus, Gorontalo 15 kasus dan dalam proses verifikasi lapangan 22 kasus.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan kasus baru positif virus corona mengalami penurunan sekitar 11 persen.

Namun, Doni meminta laju penurunan ini tak membuat lengah karena beberapa klaster berpotensi meningkatkan kembali kasus positif corona.

Pemerintah juga menargetkan memiliki satu juta reagen dalam pekan ini untuk tes virus corona. Reagen merupakan cairan untuk tes virus corona dengan metode polymerase chain reaction (PCR). (yoa/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK