"Terjadi penurunan sebesar 19,90 persen angka kejahatan dengan perincian pada bulan Maret sebesar 19.128 kasus dan pada bulan April mengalami penurunan yang cukup signifikan menjadi 15.322 kasus," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri, Kombes Polri Asep Adi Saputra melalui siaran langsung di akun Youtube Tribata TV, Senin (4/5).
Ia menjelaskan kejahatan pada minggu ke-16 hingga minggu ke-17 diketahui menurun sebanyak 1,34 persen dengan rincian kasus kejahatan pada minggu ke-16 sebanyak 3.587 kasus, sedangkan pada minggu ke-17 sebanyak 3.549 kasus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari data penurunan tersebut ada beberapa catatan yaitu terjadi kenaikan angka kejahatan jalanan secara kuantitas dan kualitas pada kejahatan jalanan seperti penjambretan, perampokan, pencurian bermotor dan pembongkaran beberapa mini market," jelas Asep.
Insert Artikel - Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian) |
Kala itu, Asep menjelaskan bahwa kriminalitas yang terjadi mendominasi terjadi pada periode waktu tersebut adalah pencurian dengan pemberetan (curat).
Selain kriminalitas, Asep menjelaskan bahwa saat ini kepolisian di seluruh Indonesia sedang melakukan penyidikan terhadap 101 kasus hoaks terkait dengan virus corona di Indonesia.
"Motif para pelaku adalah iseng, sebagai bahan bercandaan dan ketidakpuasan terhadap pemerintah," jelas Asep.
Ia pun berharap agar masyarakat terus melaksanakan kebijakan pemerintah yang telah diterapkan untuk menghentikan penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia saat ini. (mjo/pmg)
Insert Artikel - Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian)