Pengunduran diri itu ia sampaikan lewat sepucuk surat yang ia ketik dan tanda tangani di atas meterai Rp6.000, Selasa (5/5).
Ketua DPW PAN Sulawesi Barat Muhammad Asri Anas yang dikenal sebagai loyalis Hanafi membenarkan pengunduran itu. Dia bilang Hanafi telah sejak lama mempertimbangkan mundur dari partai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karier politiknya di PAN mulai terlihat jelang Kongres III PAN yang digelar di Batam, 10 silam.
Pengaruh dan ketokohan Amien Rais di PAN mulai dipertanyakan. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Kongres III PAN memutuskan Hatta Rajasa sebagai Ketum PAN 2010-2015.
Pria kelahiran 10 September 1979 itu selanjutnya mencalonkan diri menjadi Wali Kota Yogyakarta dengan menggandeng Tri Harjun Ismaji dengan diusung oleh PAN pada 2011.
Hanafi dan pasangannya gagal karena kalah perolehan suara dari pasangan calon yang diusung PDIP dan Golkar yakni Haryadi Suyuti dan Imam Priyono.
Ia meraup suara tertinggi di daerah pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan 197.915 suara. Hanafi bahkan mengalahkan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo yang kala itu hanya memperoleh 77 ribu suara.
Di periode pertamanya sebagai anggota DPR RI, Hanafi langsung menjabat sebagai pimpinan komisi yang membidangi pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informatika, dan intelijen yakni Wakil Ketua Komisi I.
Karier politik Hanafi di PAN pun mengalami peningkatan di tahun berikutnya. Ayah dari dua orang itu kemudian didapuk untuk menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP PAN usai perhelatan Kongres IV PAN yang memutuskan Zulkifli Hasan sebagai Ketum PAN 2015-2020.
Pada Pemilu 2019, Hanafi kembali terpilih untuk melenggang ke Senayan mewakili daerah pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kali ini, suara yang diperoleh Hanafi sedikit melorot dibandingkan yang diperoleh di 2014 ke angka 171.316.
Sebagai anggota DPR RI 2019-2024, Hanafi pun ditunjuk partainya untuk menjabat sebagai Ketua Fraksi PAN DPR RI.
Kongres V PAN yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, Februari lalu disebut-sebut sebagai momentum politik terbaik bagi sang putra mahkota untuk menggapai kursi politik tertinggi PAN.
Lihat juga:Loyalis Hanafi Rais Ikut Mundur dari PAN |
Skenario Amien ini pun urung terjadi karena Mulfachri kalah perolehan suara dari Zulkifli Hasan-calon petahana-di Kongres V PAN.
Berbagai dinamika sempat bermunculan pascapenyelenggaraan Kongres V PAN.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Kongres V PAN juga disebut-sebut sebagai indikasi tergerusnya ketokohan dan pengaruh Amien Rais dalam tubuh partai.
"Kalau dibilang sudah luntur iya, Tapi kalau tamat atau hilang, enggak juga karena perolehan suara Mulfachri juga cukup banyak. Bisa dibilang sudah tidak dominan," kata Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengomentari kemenangan Zulhas dua kali beruntun dalam Kongres PAN, beberapa waktu lalu.
Kini, Hanafi pun telah menyatakan mundur dari kepengurusan DPP PAN 2020-2025, Ketua Fraksi PAN DPR RI, serta anggota DPR RI 2019-2024.Keputusan ini diambil tak lama setelah muncul rumor keinginan ayahnya membentuk partai baru.
Asri mengatakan ada tokoh nasional yang menyebut PAN saat ini sebagai partai murahan.
Dalam gerakan ini, kata Asri, telah ada 150 pimpinan di provinsi dan kabupaten/kota yang sudah merapat ke kubu Amien Rais. Amien pun disebut sudah memulai safari politik ke penjuru Nusantara untuk memastikan kekuatan di daerah.
Di sisi lain, Hanafi hingga saat ini masih belum memberikan keterangan utuh ihwal yang membuatnya mundur dari kepengurusan PAN dan DPR. (mts/wis)
Pengaruh dan ketokohan Amien Rais di PAN mulai dipertanyakan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)