"Kemudian pasien sembuh sebanyak 48 orang dan pasien positif yang meninggal dunia 16 orang. Selanjutnya pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 151 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 1.436 orang," kata Aris, Jumat (8/5).
Aris meminta masyarakat untuk tetap waspada. Sebab menurutnya, sampai saat ini Covid-19 yang menyebar di Indonesia belum teridentifikasi. Para peneliti terus bekerja untuk menemukan jenis dari virus Corona yang ada di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Aris, hal ini sangat berkaitan dengan upaya menemukan vaksin yang tepat untuk tipe virus corona yang menyebar di Indonesia. Untuk itu, Aris kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan tinggal di rumah adalah jawaban yang paling benar serta paling baik, sembari menunggu para peneliti dan para ahli menemukan vaksin tersebut.
Insert Artikel - Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian) |
Aris menambahkan beberapa pengamat menyebutkan bahwa seseorang yang di dalam tubuhnya terdapat virus dan tidak menggunakan masker, maka orang di sekitarnya memiliki peluang tertular bisa sampai 75 persen karena percikan ludah.
"Bila menggunakan masker bisa ditekan sampai dengan 5 persen," paparnya.
Karena itu, untuk memutus rantai penularan Covid-19 di bulan Ramadan, tambah Aris, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah menganjurkan pelaksanaan tarawih dan tadarus sebaiknya dilakukan di rumah.
"Mari kita perhatikan kembali dan kita laksanakan imbauan pemerintah agar menjalankan Ramadan bersama keluarga di rumah," ujarnya. (fnr/pmg)
