Isu partai baru sempalan PAN mengemuka usai putra Amien Rais, yakni Hanafi Rais yang memutuskan untuk berhenti menjadi Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di DPR. Dia pun menyatakan mundur dari struktur kepengurusan PAN pada 5 Mei lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada Partai Amanat Rakyat, Partai Amanat Reformasi, (dan) PAN Reformasi. Belum bulat soal nama partai," kata Yunus saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, Jumat (8/5).
Hanafi Rais keluar dari kepengurusan PAN dan dikabarkan bergabung dengan partai baru bentukan ayahnya, yaitu Amien Rais ( CNN Indonesia) |
Lihat juga:Hanafi Rais Mundur, PAN 'Jalan Terus' |
Selang 2 bulan kemudian, yakni Maret 2020, kabar tentang rencana Amien Rais membuat partai baru sempalan PAN muncul.
Politikus PAN Asri Anas mengatakan Amien Rais yang memimpin langsung gerakan pembentukan partai baru.
"Saat ini memang ada proses konsolidasi ya, memang salah satunya yang memberikan pertimbangan itu adalah Pak Amien Rais," kata Asri yang juga Ketua DPW PAN Sulawesi Barat kepada CNNIndonesia.com pada 27 Maret lalu.
"Saya tetap memilih independen di jalur penegakan hukum. Pak Amien kita hormati sebagai Bapak Reformasi. Tidak ada pertemuan," kata Abraham kepada CNNIndonesia.com pada 27 Maret lalu.
Sejak itu, progres pembentukan partai baru oleh loyalis Amien Rais tak terdengar lagi di permukaan. Hingga kemudian, Hanafi Rais mengundurkan diri dari kepengurusan dan isu partai baru sempalan PAN kembali menguat.
"Pertanyaannya, benarkah Pak Amien akan mendirikan partai politik baru dan akan meninggalkan PAN? Saya pribadi meragukan jika Pak Amien akan mendirikan partai politik baru, mengingat besarnya cinta Pak Amien kepada PAN," kata Viva lewat pesan singkatnya, Jumat (8/5). (bmw)
Hanafi Rais keluar dari kepengurusan PAN dan dikabarkan bergabung dengan partai baru bentukan ayahnya, yaitu Amien Rais ( CNN Indonesia)