Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel mengatakan tujuh orang itu pernah melakukan perjalanan untuk acara keagamaan Ijtima Gowa. Mereka tersebar di Manado (3), Minahasa (3), dan di Kotamobagu (1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari tujuh orang di Kotamobagu, ada lima yang telah diijinkan pulang karena hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel lendir mereka menunjukkan dua kali negatif.
Klaster Gowa sendiri merujuk pada acara tabligh Ijtima Dunia 2020 Zona Asia di Kabupaten Gowa yang sedianya berlangsung pada 19 hingga 22 Maret lalu.
Acara tersebut dihadiri ribuan orang dari berbagai daerah di Indonesia dan dari mancanegara. Namun, menjelang pelaksanaan acara, polisi dan pemerintah kabupaten berhasil membatalkannya.
Klaster Gowa tersebar di sejumlah daerah di Indonesia. Klaster ini jadi salah satu yang cukup banyak menyumbang kasus positif.
"Yang masih dirawat sebanyak 37 orang tersebar di sejumlah rumah sakit yang ada di Sulut, 29 orang sudah sembuh dan lima orang meninggal dunia," rinci Dandel. (rny/wis)